AKURAT.CO Kritik keras yang disampaikan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap Anies Baswedan membawa dampak buruk. Elektabilitas Anies dianggap semakin lemah, buntut manuvernya dengan Nasdem menggaet Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Imin) sebagai cawapres.
Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menyebutkan, elektabilitas pasangan Anies-Imin (Amin) tidak membawa kejutan berarti, sejak dideklarasikan Nasdem-PKB, dan menyusul PKS. Beda dengan capres Prabowo Subianto maupun Ganjar Prabowo yang mengalami kenaikan positif.
"Bahwa elektabilitas Anies menurun setelah deklarasi dari Agustus (19,7 persen) menjadi 14,5 persen di bulan September turunnya kurang lebih 5,2 persen, setelah Cak Imin dipilih sebagai cawapres Pak Anies," kata Adjie, dalam rilis survei LSI Denny JA, yang disiarkan secara daring, dipantau di Jakarta, Senin (2/10/2023).
Baca Juga: Denny JA: SBY ‘All Out’, Prabowo Menang
Adjie menganggap ada dua penyebab utama melorotnya elektabilitas Anies. Selain kritik keras SBY, Imin rupanya kalah populer dan kurang disukai publik, dibanding dengan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Mengapa demikian? Satu, kritik keras SBY soal pemimpin yang tidak memegang janji yang beredar luas, kedua Muhaimin kalah populer dan kalah disukai dibandingkan AHY," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Akui Lobi SBY
Popularitas AHY, berdasarkan data LSI Denny JA sebesar 65,9 persen. Sedangkan Imin hanya 49 persen. Persentase keduanya sangat berjarak.
"Begitupun tingkat kesukaan AHY dengan angka 68,3 persen, sedangkan Cak Imin dengan angka 61,5 persen," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









