Akurat Logo

Kritik Keras SBY Turunkan Elektabilitas Anies

Roni Anggara | 2 Oktober 2023, 18:21 WIB
Kritik Keras SBY Turunkan Elektabilitas Anies

AKURAT.CO Kritik keras yang disampaikan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap Anies Baswedan membawa dampak buruk. Elektabilitas Anies dianggap semakin lemah, buntut manuvernya dengan Nasdem menggaet Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Imin) sebagai cawapres.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menyebutkan, elektabilitas pasangan Anies-Imin (Amin) tidak membawa kejutan berarti, sejak dideklarasikan Nasdem-PKB, dan menyusul PKS. Beda dengan capres Prabowo Subianto maupun Ganjar Prabowo yang mengalami kenaikan positif.

"Bahwa elektabilitas Anies menurun setelah deklarasi dari Agustus (19,7 persen) menjadi 14,5 persen di bulan September turunnya kurang lebih 5,2 persen, setelah Cak Imin dipilih sebagai cawapres Pak Anies," kata Adjie, dalam rilis survei LSI Denny JA, yang disiarkan secara daring, dipantau di Jakarta, Senin (2/10/2023).

Baca Juga: Denny JA: SBY ‘All Out’, Prabowo Menang

Adjie menganggap ada dua penyebab utama melorotnya elektabilitas Anies. Selain kritik keras SBY, Imin rupanya kalah populer dan kurang disukai publik, dibanding dengan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Mengapa demikian? Satu, kritik keras SBY soal pemimpin yang tidak memegang janji yang beredar luas, kedua Muhaimin kalah populer dan kalah disukai dibandingkan AHY," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Akui Lobi SBY

Popularitas AHY, berdasarkan data LSI Denny JA sebesar 65,9 persen. Sedangkan Imin hanya 49 persen. Persentase keduanya sangat berjarak.

"Begitupun tingkat kesukaan AHY dengan angka 68,3 persen, sedangkan Cak Imin dengan angka 61,5 persen," tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.