AKURAT.CO Pengamat politik Denny JA meyakini Partai Demokrat bisa membawa dampak elektoral kepada Prabowo Subianto. Khususnya ketika Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengerahkan seluruh tenaga (all out), mendukung pencapresan Prabowo.
Analisis ini disampaikan Denny, melalui unggahan video melalui akun Instagram @dennyja_world, Senin (18/9/2023), yang diberi judul “Denny JA: Efek Elektoral Demokrat untuk Prabowo.” Dia menganggap isu bakal berlabuhnya Demokrat dalam gerbong koalisi Prabowo, menjadi berita terbaru yang menghiasi perkembangan politik terakhir.
“Jika SBY all out turun gunung ia akan membantu Prabowo banyak sekali,” kata pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI).
Baca Juga: Prabowo Akui Lobi SBY
Denny mengawali analisanya dengan membeberkan kekuatan Prabowo yang didukung empat parpol di parlemen yakni Gerindra, Golkar, Demokrat dan PAN. Gabungan kekuatan keempat partai mencapai 35,7 persen berdasarkan survei LSI Denny JA per Agustus 2023.
Kekuatan tersebut jauh mengungguli gabungan PDIP-PPP (25,2 persen) yang mengusung Ganjar Pranowo. Termasuk mengungguli pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang diusung Nasdem, PKB, dan PKS (17,8 persen).
Sekalipun memiliki kekuatan besar dari gabungan parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), secara individu, elektabilitas Prabowo unggul tipis dari Ganjar Pranowo. Prabowo memiliki elektabilitas 36,2 persen, sedangkan Ganjar menguntit 35,8 persen, dan Anies jauh tertinggal 19,7 persen.
Baca Juga: Demokrat Merapat, Prabowo Semakin Mantap Hadapi Pilpres 2024
Dengan begitu, Pilpres 2024 bakal berlangsung dua putaran lantan belum ada figur capres yang unggul dominan. Maka, Denny JA menganggap, SBY bisa memainkan perananan dalam putaran kedua.
“SBY adalah superstar di zamannya dalam Pilpres 2004, ia menang telak sekali 20 persen di atas saingan terdekatnya. Bahkan di tahun 2009 ia menang di atas 30 persen, di atas saingan terdekatnya,” kata dia.
Denny JA memberi tekanan pada pentingnya SBY mendukung penuh Prabowo. Sebab dengan turun gunung dan mengerahkan segala daya maka SBY bisa mengumpulkan simpatisan terdahulu.
Baca Juga: Demokrat Bakal Dukung Prabowo?
“Jika SBY all out banyak sekali para pendukung lama SBY bisa datang ia eksplor, ia ajak kembali untuk mendukung calon presidennya,” tuturnya.
Selain itu, Demokrat bisa mengambil peranan penting dengan mempengaruhi suara di Jawa Timur. Kawasan tersebut bakal menjadi pertarungan (battleground) untuk memastikan kemenangan pada putaran kedua.
“Ketika Ganjar melawan Prabowo di putaran kedua misalnya, karena Prabowo unggul di Jawa Barat, Ganjar unggul di Jawa Tengah. Jawa Timur itu menjadi pertaruhan, siapa yang unggul di sana besar kemungkinan akan unggul di keseluruhan pertarungan calon presiden,” bebernya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









