Nasdem Tidak Tinggalkan PKS

AKURAT.CO PKS masih bagian dari koalisi parpol pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Imin). Waketum Nasdem, Ahmad Ali meminta absennya PKS dalam dua agenda penting tidak dijadikan dasar untuk mempersepsikan PKS sudah ditinggalkan.
Menurut Ali, ketidakhadiran PKS dalam acara deklarasi pasangan Anies-Imin (Amin) di Hotel Majapahit, Surabaya, Jatim, Sabtu (2/9/2023), dan rapat tim pemenangan Amin, di Nasdem Tower, Jakarta, Rabu (6/9/2023), disebabkan masih menunggu musyawarah majelis syuro, yang baru menetapkan rekomendasi Anies sebagai capres. Sedangkan untuk cawapres majelis syuro belum memberi rekomendasi.
"Artinya bahwa diksi 'ditinggalkan' itu tidak ada. Jadi, ketidakhadiran PKS tidak serta-merta berarti ditinggalkan," kata Ali, kepada Akurat.co, di Jakarta, Jumat (8/9/2023).
Baca Juga: PKS Tahan Dukungan Untuk Imin
Ali menegaskan komunikasi antara Nasdem, PKB dan PKS juga tidak mengalami hambatan. Nasdem-PKB sudah menginformasikan acara deklarasi kepada PKS, bahkan Waketum PKB Jazilul Fawaid sudah menghadap ke PKS, pada malam sebelum acara deklarasi. DPP PKS juga sudah mengutus 11 orang berangkat menghadiri acara deklarasi, namun dipanggil pulang setibanya di Bandara Juanda.
"Akhirnya rombongan PKS tidak jadi datang padahal mereka sudah di bandara. Lalu, kami mencoba mencari informasi apa yang terjadi, ternyata dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKS, diatur terang-benderang dan tanpa tafsir bahwa, pengangkatan calon presiden dan calon wakil presiden itu diangkat oleh majelis syuro," ujarnya.
Baca Juga: AHY Gagal Dampingi Anies, Nasdem: Belum Rezeki
Ali menyebutkan, dukungan PKS terhadap pasangan Amin tinggal menunggu waktu saja. Nasdem-PKB menghormati mekanisme internal PKS dan memahami sulitnya menggelar musyawarah majelis syuro karena anggotanya ratusan.
"Kita berharap itu dalam waktu yang tidak begitu lama sudah mendapatkan keputusan.
Karena anggota Majelis Syuro itu lebih dari seratus orang, untuk mengumpulkan semuanya itu bukan hal yang mudah," tuturnya.
Ali menilai, sekalipun Majelis Syuro PKS belum memberi rekomendasi terhadap Imin, jajaran partai di daerah masih melakukan konsolidasi memenangkan Anies. Bahkan Ali bakal mendampingi Anies menghadiri acara PKS di Sumatera Selatan, pada 9-10 September 2023.
"Sabtu (9/9/2023) besok, saya dan Mas Anies akan ke Sumatera Selatan dalam rangka mengikuti kegiatan PKS," ujar Ali.
"Artinya dari beberapa penjelasan tadi, poin pentingnya adalah bahwa posisi PKS itu adalah bagian dari Koalisi Perubahan," lanjut Ali
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









