AKURAT.CO Ketum PKB Muhaimin Iskandar tak gentar dibayangi kasus hukum di KPK. Pria yang karib disapa Cak Imin mengaku siap memenuhi panggilran pemeriksaan KPK terkait penanganan perkara pengadaan alat proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tahun 2012, ketika dirinya menjabat Menakertrans.
Imin juga tidak mau menganggap kasusnya dipolitisasi dan siap memenuhi panggilan KPK pada Kamis (7/9/2023). "Saya enggak ikut berinterpretasi, saya besok datang, nanti kita lihat. Saya siap memberi keterangan apapun permintaan KPK," kata Imin, di Jakarta, Rabu (6/9/2023).
Imin sejatinya diperiksa KPK pada Selasa (5/9/2023), namun berhalangan hadir lantaran harus menghadiri agenda lain. KPK menyebut, Imin meminta pemeriksaan ditunda hingga besok.
Baca Juga: Usut Cak Imin, KPK Tidak Dipengaruhi Apapun
Kasus Imin dikaitkan dengan acara deklarasi Nasdem-PKB yang mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Pengusutan KPK bersamaan dengan tahapan pemilu mengundang spekulasi adanya politisasi kasus hukum.
Menko Polhukam Mahfud MD, dalam unggahan foto Instagram @mohmahfudmd menyebut, pemeriksaan terhadap Imin bukan politisasi tetapi proses hukum biasa. Malahan keterangan Imin penting untuk membuat terang perkara.
"Menurut saya, itu bukan politisasi hukum. Kita berpendirian bahwa tidak boleh hukum dijadikan alat untuk tekanan politik," kata Mahfud.
Baca Juga: PKS Sayangkan Cara PKB Masuk Koalisi, Tapi Itu Takdir
Mahfud mencontohkan dirinya yang pernah diperiksa KPK dalam perkara suap Akil Mochtar. Dalam pemeriksaan, Mahfud merasa tidak dibebankan pertanyaan-pertanyaan yang substansi perkara, kecuali teknis penanganan perkara di MK.
"Waktu itu, saya hanya disuruh membaca dan mengoreksi kemudian memberi tandatangan. Setelah itu pulang, tak lebih dari 30 menit. Menurut saya dalam kasus ini, Muhaimin hanya diminta keterangan seperti itu untuk menyambung rangkaian peristiwa agar perkara menjadi terang," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









