Pasangan Amin Rentan Dieksploitasi, Potensi Jadi Pasien KPK

AKURAT.CO Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dianggap rentan dieksploitasi. Pasalnya, keduanya menjadi capres-cawapres yang memiliki persoalan hukum di KPK, Anies terkait kasus Formula E sedangkan Muhaimin alias Imin, dibayangi kasus lama, suap di Kemenakertrans.
Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai, status hukum pasangan yang dideklarasikan Nasdem-PKB mudah dieksploitasi lawan politiknya. Maka para pendukungnya, harus memiliki strategi untuk menepis manuver atau serangan-serangan dari kandidat lain.
"Kekurangan dari pasangan ini yaitu persoalan hukum yang bisa saja dimainkan oleh lawan-lawan politik mereka, untuk dieksploitasi, untuk membusuki, untuk mendegradasi, untuk menghajar Anies dan Cak Imin itu," kata Ujang, kepada Akurat.co, di Jakarta, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: Duet Amin Sudah Dideklarasikan, AHY: Semoga Sukses
Ujang meyakini potensi menggembosi Amin melalui KPK bisa saja terjadi. Pasalnya, Indonesia memiliki sejarah buruk karena institusi hukum menjadi alat politik untuk menghantam lawan.
Dirinya juga mempertanyakan mengapa KPK seperti menggantung kasus Formula E dan suap di Kemenakertrans. Sekalipun badan antikorupsi menyatakan kasus tersebut tidak terkait kepentingan politik, kinerja KPK patut dipertanyakan.
"Selama ini kemana aja KPK?, mestinya kan dari dulu. Hukum itu butuh kepastian, mestinya dari dulu disidik, ada kesalahan atau tidak, jangan dijadikan sandera,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








