Hari Ini PKB Ambil Keputusan Gabung Di Koalisi Perubahan

AKURAT.CO Keputusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergabung dengan Koalisi Perubahan Untuk Persatuan (KPP) akan diambil dalam rapat gabungan hari ini (Jumat, 1/9/2023).
"Rapatnya akan diselenggarakan jam tiga hari ini, di Surabaya," kata Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, usai rapat pleno DPP PKB di Jakarta.
Dia menjelaskan, dalam rapat pleno tersebut, PKB menyambut baik tawaran Partai Nasdem terkait hal kerja sama politik untuk Pilpres 2024.
Baca Juga: PKB Kaget Nama Koalisi Berubah, Gerindra: Bukan Berarti Enggak Setuju
Rapat gabungan di Surabaya juga akan turut mendengarkan arahan dan masukan dari para kiai.
Selain itu, keputusan rapat akan memastikan agenda deklarasi Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai pasangan capres 2024.
Menurut Jazilul, jika nantinya PKB keluar dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) maka tetap akan berpamitan dengan Partai Gerindra.
Baca Juga: Prabowo Nyaman Bersama PBB Dan PKB
Wakil Ketua MPR itu membeberkan bahwa dinamika di PKB sangat alot terkait bergabungnya Cak Imin dengan Anies Baswedan dan Partai Nasdem. Tetapi, semua elemen di PKB menyambut baik adanya tawaran kerja sama tersebut.
Diketahui, saat ini PKB masih tergabung dalam KIR yang diganti namanya menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM) setelah Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), masa pendaftaran bakal capres dan wapres dimulai pada 19 Oktober sampai 25 November 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








