Akurat Logo

OMI 2026 Segera Dimulai, Ini 7 Persiapan yang Perlu Dilakukan Siswa

Dani Zahra | 28 Agustus 2026, 12:16 WIB
OMI 2026 Segera Dimulai, Ini 7 Persiapan yang Perlu Dilakukan Siswa
Persiapan OMI 2026. - Instagram/kamimadrasah

AKURAT.CO Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 segera memasuki rangkaian kompetisi.

Bagi siswa yang sudah mendaftar, sekarang menjadi waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan diri agar lebih siap menghadapi setiap tahapan perlombaan.

Baca Juga: Pendaftaran OMI 2026 Dibuka hingga 2 September, Cek Syarat Siswa yang Bisa Ikut

Persiapan menghadapi olimpiade bukan hanya soal belajar lebih banyak.

Peserta juga perlu memahami bidang yang diikuti, mengatur waktu, hingga membiasakan diri mengerjakan soal atau menyampaikan hasil penelitian.

Berikut beberapa persiapan yang bisa dilakukan sebelum kompetisi OMI 2026 dimulai.

1. Kenali Materi yang Akan Dilombakan

Langkah pertama adalah memahami cakupan materi sesuai bidang yang diikuti. Jangan hanya mengandalkan materi yang sudah dipelajari di kelas.

Siswa dapat membuat daftar topik yang masih belum dikuasai, kemudian menentukan mana yang perlu dipelajari lebih dulu. Cara ini membuat waktu belajar menjadi lebih terarah.

2. Perbanyak Latihan Soal

Khusus peserta bidang sains, latihan soal menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan. Cobalah mengerjakan soal secara rutin dengan tingkat kesulitan yang beragam.

Selain mengetahui jawaban yang benar, perhatikan juga proses penyelesaiannya. Jika menemukan soal yang sulit, catat dan pelajari kembali konsep yang berkaitan.

3. Biasakan Belajar dengan Batas Waktu

Kemampuan memahami materi saja belum tentu cukup ketika mengikuti kompetisi. Peserta juga perlu terbiasa mengerjakan soal dalam waktu tertentu.

Latihan menggunakan timer dapat membantu siswa mengatur waktu dan menentukan soal mana yang perlu dikerjakan terlebih dahulu.

4. Siapkan Proposal dengan Matang untuk Bidang Riset

Peserta bidang riset memiliki persiapan yang berbeda. Proposal menjadi bagian penting karena menjadi awal dari rangkaian penelitian.

Pastikan topik yang dipilih jelas, memiliki tujuan yang mudah dipahami, serta dapat dikembangkan menjadi penelitian. Jangan lupa memahami isi proposal sendiri karena peserta nantinya akan mempresentasikan gagasan tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Dani Zahra
Reporter
Dani Zahra
Dani Zahra