Mengapa Bumi Terus Berputar Tanpa Henti? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Bayangkan jika Bumi tiba-tiba berhenti berputar. Dunia akan berubah drastis: siang dan malam bisa berlangsung berbulan-bulan, sementara cuaca menjadi sangat ekstrem.
Namun kenyataannya, Bumi terus berotasi tanpa henti sejak miliaran tahun lalu, dengan kecepatan sekitar 1.670 km/jam di wilayah ekuator.
Lalu, apa yang membuat Bumi bisa berputar begitu stabil dan konsisten? Berikut penjelasannya:
1. Rotasi Dimulai Sejak Awal Pembentukan
Bumi mulai berputar sejak terbentuk dari kumpulan debu dan gas di ruang angkasa. Material tersebut bergerak dan berputar, lalu membentuk planet yang ikut mewarisi gerakan tersebut.
Saat Bumi semakin padat, putaran awal itu tetap bertahan. Tidak ada gaya besar yang menghentikannya, sehingga rotasi terus berlangsung hingga sekarang.
2. Kekuatan Momentum sudut
Bumi memiliki momentum sudut yang sangat besar karena ukuran dan kecepatannya. Untuk mengubah atau menghentikan putaran ini, dibutuhkan gaya luar yang sangat kuat.
Meski ada pengaruh dari Bulan, dampaknya sangat kecil dan berlangsung sangat lambat. Momentum sudut inilah yang menjaga rotasi tetap stabil.
3. Inersia dan Minimnya Hambatan
Dalam fisika, inersia adalah kecenderungan benda untuk mempertahankan geraknya. Karena Bumi sudah berputar sejak awal, ia akan terus berputar.
Berbeda dengan benda di permukaan Bumi yang melambat karena gesekan, di luar angkasa hampir tidak ada hambatan seperti udara. Akibatnya, rotasi Bumi tidak mudah berhenti.
Baca Juga: Pengumpulan Bukti Jadi Kunci Penanganan Kasus Pelanggaran HAM Berat
4. Pengaruh Gaya Pasang Surut
Tarikan gravitasi dari Bulan dan Matahari menimbulkan pasang surut air laut yang sedikit memperlambat rotasi Bumi.
Namun efek ini sangat kecil. Dalam satu abad, panjang hari hanya bertambah sekitar 1–2 milidetik. Perubahan ini berlangsung sangat lambat dan hampir tidak terasa.
5. Hukum Gerak dalam Fisika
Menurut hukum fisika, benda yang bergerak akan terus bergerak selama tidak ada gaya yang menghentikannya.
Prinsip ini dikenal sebagai bagian dari Hukum Gerak Newton. Karena tidak ada gaya besar yang menghentikan rotasi Bumi, gerakan tersebut terus berlangsung hingga saat ini.
Secara keseluruhan, rotasi Bumi adalah hasil dari kombinasi proses awal pembentukannya, hukum fisika, serta kondisi ruang angkasa yang minim hambatan.
Meski mengalami perlambatan sangat kecil dari waktu ke waktu, Bumi akan terus berputar dalam waktu yang sangat lama—menjaga siklus siang dan malam yang menjadi bagian penting bagi kehidupan di planet ini.
Laporan: Amalia Febriyani/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







