Ciri-ciri Pubertas pada Anak Laki-laki: Tanda Awal, Perubahan Fisik, dan Cara Mendampinginya

AKURAT.CO Memasuki usia remaja tentunya banyak perubahan yang dialami, terutama bagi anak laki-laki yang mengalami fase pertumbuhan dengan cepat.
Mulai dari suara yang menjadi berat, tubuh yang semakin tinggi, hingga munculnya rambut di area-area baru. Perubahan-perubahan itu disebut sebagai masa pubertas.
Pubertas merupakan masa transisi di mana seorang menuju kematangan fisik dan seksual yang dipicu oleh lonjakan hormon.
Pada anak laki-laki, pubertas dimulai pada usia 9-14 tahun. Perubahan yang terjadi mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial.
Baca Juga: Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Tubuh pada Masa Pubertas? Ikuti 7 Hal Berikut!
Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-Laki
- Perubahan pada organ reproduksi
- Membesarnya ukuran testis (kantung buah zakar) dan penis.
- Kemungkinan perubahan warna atau tekstur pada skrotum (kulit buah zakar).
- Produksi sperma mulai aktif yang ditandai dengan mimpi basah pada sebagian anak.
- Pertumbuhan fisik yang cepat
- Anak laki-laki akan mengalami peningkatan tinggi badan dan berat badan dalam waktu singkat.
- Bahu mulai melebar, otot-otot mulai berkembang.
- Pertumbuhan rambut pada tubuh
- Muncul rambut halus di area kemaluan dan ketiak, kemudian rambut di wajah seperti kumis dan janggut.
- Rambut badan bisa menjadi lebih tebal atau gelap dibanding sebelumnya.
- Perubahan suara
- Suara anak laki-laki menjadi lebih berat atau dalam.
- Jakun mulai terlihat pada sebagian anak.
- Kulit berminyak, jerawat, dan bau badan
- Hormon membuat kelenjar minyak di kulit lebih aktif.
- Produksi keringat meningkat sehingga bau badan menjadi satu gejala yang muncul.
- Perubahan emosional dan sosial
- Anak laki-laki mulai merasa berbeda dengan teman sebaya, lebih sensitif terhadap penampilan, atau memiliki perasaan baru seperti ketertarikan terhadap lawan jenis.
- Anak menjadi kurang percaya diri karena perubahan yang dialaminya.
Baca Juga: Apa yang Dialami oleh Remaja pada Masa Pubertas sehingga Mereka Merasa Bingung?
Alasan Penting untuk Diketahui dan Didampingi
- Agar orang tua mendampingi anak dengan tepat, memberikan edukasi yang sesuai dan membangun rasa percaya diri.
- Untuk mengenali jika ada perubahan yang tidak wajar yang mungkin perlu konsultasi medis.
- Meminimalkan risiko masalah seperti bullying, kepercayaan diri rendah, atau stres akibat perubahan yang tiba-tiba.
- Mendorong kebiasaan hidup sehat.
Tips untuk Orang Tua Mendampingi Anak Laki-laki Saat Pubertas
- Ajak anak komunikasi sejak dini tentang perubahan tubuhnya.
- Edukasi perubahan fisik karena pubertas adalah proses normal.
- Perhatikan kebersihan diri anak.
- Dukung aktivitas fisik & nutri baik.
- Waspadai tanda-tanda yang tidak biasa.
Masa pubertas pada anak laki-laki merupakan fase penting yang melibatkan perubahan fisik, hormonal, dan emosional.
Dengan mengenali ciri-ciri umum seperti pembesaran testis/penis, pertumbuhan rambut, perubahan suara, jerawat, dan mimpi basah, serta dengan pendampingan yang tepat dari orang tua.
Marina Yeremin Sindika Sari (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








