Akurat

Ciri-ciri Pubertas pada Anak Laki-laki: Tanda Awal, Perubahan Fisik, dan Cara Mendampinginya

Redaksi Akurat | 9 Februari 2026, 16:13 WIB
Ciri-ciri Pubertas pada Anak Laki-laki: Tanda Awal, Perubahan Fisik, dan Cara Mendampinginya

AKURAT.CO Memasuki usia remaja tentunya banyak perubahan yang dialami, terutama bagi anak laki-laki yang mengalami fase pertumbuhan dengan cepat.

Mulai dari suara yang menjadi berat, tubuh yang semakin tinggi, hingga munculnya rambut di area-area baru. Perubahan-perubahan itu disebut sebagai masa pubertas.

Pubertas merupakan masa transisi di mana seorang menuju kematangan fisik dan seksual yang dipicu oleh lonjakan hormon.

Pada anak laki-laki, pubertas dimulai pada usia 9-14 tahun. Perubahan yang terjadi mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial.

 Baca Juga: Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Tubuh pada Masa Pubertas? Ikuti 7 Hal Berikut!

Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-Laki

  1. Perubahan pada organ reproduksi
  • Membesarnya ukuran testis (kantung buah zakar) dan penis.
  • Kemungkinan perubahan warna atau tekstur pada skrotum (kulit buah zakar).
  • Produksi sperma mulai aktif yang ditandai dengan mimpi basah pada sebagian anak.
  1. Pertumbuhan fisik yang cepat
  • Anak laki-laki akan mengalami peningkatan tinggi badan dan berat badan dalam waktu singkat.
  • Bahu mulai melebar, otot-otot mulai berkembang.
  1. Pertumbuhan rambut pada tubuh
  • Muncul rambut halus di area kemaluan dan ketiak, kemudian rambut di wajah seperti kumis dan janggut.
  • Rambut badan bisa menjadi lebih tebal atau gelap dibanding sebelumnya.
  1. Perubahan suara
  • Suara anak laki-laki menjadi lebih berat atau dalam.
  • Jakun mulai terlihat pada sebagian anak.
  1. Kulit berminyak, jerawat, dan bau badan
  • Hormon membuat kelenjar minyak di kulit lebih aktif.
  • Produksi keringat meningkat sehingga bau badan menjadi satu gejala yang muncul.
  1. Perubahan emosional dan sosial
  • Anak laki-laki mulai merasa berbeda dengan teman sebaya, lebih sensitif terhadap penampilan, atau memiliki perasaan baru seperti ketertarikan terhadap lawan jenis.
  • Anak menjadi kurang percaya diri karena perubahan yang dialaminya.

 Baca Juga: Apa yang Dialami oleh Remaja pada Masa Pubertas sehingga Mereka Merasa Bingung?

Alasan Penting untuk Diketahui dan Didampingi

  1. Agar orang tua mendampingi anak dengan tepat, memberikan edukasi yang sesuai dan membangun rasa percaya diri.
  2. Untuk mengenali jika ada perubahan yang tidak wajar yang mungkin perlu konsultasi medis.
  3. Meminimalkan risiko masalah seperti bullying, kepercayaan diri rendah, atau stres akibat perubahan yang tiba-tiba.
  4. Mendorong kebiasaan hidup sehat.

Tips untuk Orang Tua Mendampingi Anak Laki-laki Saat Pubertas

  1. Ajak anak komunikasi sejak dini tentang perubahan tubuhnya.
  2. Edukasi perubahan fisik karena pubertas adalah proses normal.
  3. Perhatikan kebersihan diri anak.
  4. Dukung aktivitas fisik & nutri baik.
  5. Waspadai tanda-tanda yang tidak biasa.

Masa pubertas pada anak laki-laki merupakan fase penting yang melibatkan perubahan fisik, hormonal, dan emosional.

Dengan mengenali ciri-ciri umum seperti pembesaran testis/penis, pertumbuhan rambut, perubahan suara, jerawat, dan mimpi basah, serta dengan pendampingan yang tepat dari orang tua.

Marina Yeremin Sindika Sari (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.