Apa Itu Hak Cipta Digital? Pengertian dan Pentingnya di Era Digitalisasi

AKURAT.CO Perkembangan teknologi digital membuat proses penciptaan dan penyebaran karya menjadi semakin mudah.
Berbagai konten seperti tulisan, gambar, video, musik, dan desain dapat diakses serta dibagikan hanya dengan beberapa klik.
Di balik kemudahan tersebut, perlindungan terhadap karya menjadi hal yang sangat penting. Inilah alasan mengapa pemahaman tentang hak cipta digital semakin dibutuhkan.
Lalu, apa itu hak cipta digital dan mengapa perannya penting di era digital saat ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Pengertian Hak Cipta Digital
Hak cipta digital adalah hak eksklusif yang dimiliki oleh pencipta atas karya orisinal yang diwujudkan dalam bentuk nyata, termasuk konten digital seperti tulisan online, foto, video, musik, maupun aplikasi.
Hak ini timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif sejak karya diciptakan, tanpa memerlukan pendaftaran formal, meskipun pendaftaran dapat memperkuat bukti hukum kepemilikan.
Di Indonesia, hak cipta digital diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, yang mencakup perlindungan terhadap karya berbasis digital serta mengatur sanksi bagi pihak yang melanggar.
Adapun, syarat utama agar suatu karya dilindungi hak cipta adalah bersifat orisinal (bukan hasil plagiat) dan telah diwujudkan dalam bentuk nyata, bukan sekadar ide atau gagasan.
Apa Saja Hak yang Dilindungi dalam Hak Cipta Digital?
Hak cipta digital melindungi dua jenis hak utama, yaitu hak moral dan hak ekonomi. Perlindungan ini memastikan pencipta tetap memiliki kendali atas karya mereka di dunia digital.
Hak Moral
Hak moral melekat secara pribadi pada pencipta dan tidak dapat dialihkan atau dihapus, bahkan setelah karya dijual:
- Hak untuk mencantumkan nama sebagai pencipta.
- Hak untuk mempertahankan keaslian karya dari modifikasi merugikan.
- Hak menentukan apakah karya dipublikasikan atau tidak.
Hak Ekonomi
Hak ekonomi memungkinkan pencipta memperoleh manfaat finansial melalui eksploitasi komersial karya:
- Hak memperbanyak (duplikasi digital seperti copy file).
- Hak mendistribusikan atau menjual karya (misalnya, lisensi foto).
- Hak menayangkan atau mengunggah karya secara online (streaming atau posting media sosial).
Mengapa Hak Cipta Digital Penting?
Hak cipta digital memainkan peran krusial di era internet untuk melindungi konten kreatif dari penyalahgunaan.
Berikut alasan utamanya yang mendorong pertumbuhan industri kreatif digital.
Melindungi Karya Kreator
Hak cipta memastikan karya tidak digunakan sembarangan, sehingga pencipta tetap dihargai atas usaha kreatifnya. Ini mencegah eksploitasi tanpa izin di platform seperti media sosial.
Mencegah Pembajakan dan Plagiarisme
Perlindungan hukum mengurangi risiko pencurian karya digital, seperti copy-paste artikel atau unduh video ilegal. Dikenai sanksi pidana dan atau denda sesuai ketentuan perundang-undangan.
Memberikan Keuntungan Ekonomi
Pencipta dapat memperoleh royalti atau pendapatan legal dari lisensi, penjualan, atau iklan konten. Ini mendukung model bisnis seperti YouTube atau stock photo.
Mendorong Kreativitas dan Inovasi
Dengan jaminan perlindungan jelas, kreator lebih berani berinvestasi waktu dan sumber daya untuk menghasilkan karya baru. Hal ini memperkaya ekosistem digital secara keseluruhan.
Cara Melindungi Hak Cipta Digital
Untuk melindungi karya digital Anda, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan, antara lain:
- Mencantumkan watermark atau credit: Tambahkan tanda ©, nama pencipta, dan tahun pada gambar, video, atau tulisan untuk deteksi mudah.
- Mendaftarkan karya ke DJKI: Daftarkan secara online melalui situs resmi untuk bukti hukum kuat, meski hak cipta timbul otomatis.
- Menggunakan lisensi resmi seperti Creative Commons: Atur izin penggunaan terbatas (misalnya, CC BY-NC) agar karya tetap terlindungi sambil memungkinkan berbagi.
- Menyimpan bukti orisinalitas: Arsip timestamp, draft, atau metadata file untuk buktikan kepemilikan saat sengketa.
Hak cipta digital merupakan bentuk perlindungan hukum yang sangat penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan internet.
Perlindungan ini memastikan pencipta tetap memiliki hak moral dan hak ekonomi atas karya yang dihasilkan, meskipun disebarkan secara digital.
Dengan memahami apa itu hak cipta digital, masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan, membagikan, dan menciptakan konten di ruang digital. Pemahaman ini tidak hanya melindungi kepentingan pencipta, tetapi juga mendukung terciptanya ekosistem digital yang adil, aman, dan berkelanjutan.
Laporan: Vidhia Ramadhanti/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








