Prospek Jurusan Perikanan: Peluang Karier Luas di Sektor Maritim dan Ekonomi Biru

AKURAT.CO Jurusan Perikanan merupakan bidang studi yang menggabungkan ilmu biologi, teknologi, lingkungan, dan ekonomi untuk mengelola potensi sumber daya perairan secara berkelanjutan.
Mahasiswa jurusan ini mempelajari beragam aspek, mulai dari teknik budidaya ikan, pengolahan hasil perikanan, hingga konservasi ekosistem perairan.
Ruang lingkup ilmu perikanan tidak hanya terbatas pada laut, tetapi juga mencakup perairan darat seperti sungai, danau, serta tambak yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat.
Sebagai negara maritim dengan kekayaan laut yang melimpah, Indonesia menempatkan sektor perikanan sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan dan perekonomian nasional.
Aktivitas penangkapan ikan, budidaya, hingga industri pengolahan hasil laut terus berkembang dan membuka banyak peluang kerja bagi tenaga profesional yang memahami pengelolaan sumber daya perairan.
Di sisi lain, meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, perubahan iklim, dan kebutuhan pangan sehat menjadikan lulusan perikanan semakin dibutuhkan.
Pemerintah, perusahaan swasta, lembaga riset, hingga organisasi internasional memerlukan tenaga ahli yang mampu menyeimbangkan pemanfaatan sumber daya laut dengan upaya pelestariannya.
Hal ini menjadikan prospek kerja lulusan jurusan perikanan tidak hanya luas, tetapi juga berkelanjutan dan relevan dengan tantangan global.
Baca Juga: Ada Dugaan Gratifikasi, Aktivis Milenial Desak Kejagung Periksa Staf Ahli di Kemenkeu
Peluang Karier Lulusan Jurusan Perikanan
Berikut sejumlah pilihan karier yang dapat ditempuh oleh lulusan jurusan perikanan:
1. Ahli Budidaya Perikanan (Aquaculture Specialist)
Berperan dalam pengelolaan tambak dan sistem budidaya ikan air tawar maupun laut, termasuk pengaturan kualitas air, pakan, dan kesehatan ikan untuk menghasilkan panen optimal.
2. Peneliti dan Akademisi
Lulusan perikanan dapat berkarier sebagai peneliti atau dosen yang mengembangkan teknologi budidaya, inovasi pakan, serta strategi pengelolaan sumber daya perairan berkelanjutan.
3. Aparatur Sipil Negara di Sektor Kelautan dan Perikanan
Pemerintah membutuhkan tenaga ahli perikanan sebagai analis kebijakan, pengawas perikanan, dan staf teknis di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) maupun dinas daerah.
4. Quality Control Industri Pengolahan Hasil Laut
Industri pengolahan ikan dan produk laut membutuhkan tenaga profesional yang memahami standar mutu, keamanan pangan, dan regulasi ekspor internasional.
5. Wirausaha Perikanan
Lulusan dapat mengembangkan usaha mandiri di bidang budidaya ikan, pakan, atau pengolahan hasil laut yang bernilai tambah dan berkelanjutan.
6. Konsultan Lingkungan dan Kelautan
Berperan dalam penyusunan analisis dampak lingkungan (AMDAL), rehabilitasi pesisir, serta perencanaan konservasi sumber daya perairan.
7. Ahli Biologi Laut (Marine Biologist)
Meneliti kehidupan dan ekosistem laut, termasuk perilaku, habitat, serta konservasi biota laut, baik di lembaga riset maupun kawasan konservasi.
8. Teknisi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
Terlibat dalam proses pengolahan, distribusi, dan pemasaran produk perikanan, termasuk ekspor-impor hasil laut.
9. Petugas Konservasi Sumber Daya Perairan
Bertugas menjaga kelestarian ekosistem perairan dari ancaman pencemaran dan eksploitasi berlebihan melalui pengawasan dan program konservasi.
Baca Juga: PT Berkah Abadi Pangan Luncurkan CABZZ, Saus Siap Pakai dengan Enam Varian Rasa
10. Staf Organisasi Internasional dan LSM Lingkungan
Bekerja di organisasi global seperti FAO, WWF, atau lembaga nonpemerintah lainnya dalam proyek konservasi laut dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Peran Strategis di Masa Depan
Prospek kerja lulusan jurusan perikanan sangat beragam dan menjanjikan, baik di sektor publik maupun swasta.
Dengan bekal kemampuan teknis, pemahaman ekologi, serta kesadaran lingkungan yang tinggi, lulusan perikanan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Ke depan, profesional perikanan akan menjadi bagian strategis dalam pengembangan ekonomi biru Indonesia, yakni model pembangunan yang bertumpu pada potensi laut, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









