Akurat

Disambut Antusias Mahasiswa, Beasiswa F.I.R.E dari Triv dan MEXC Jadi Solusi Atas Minimnya SDM Blockchain di RI

Idham Nur Indrajaya | 15 Januari 2026, 21:47 WIB
Disambut Antusias Mahasiswa, Beasiswa F.I.R.E dari Triv dan MEXC Jadi Solusi Atas Minimnya SDM Blockchain di RI

 

AKURAT.CO Keterbatasan talenta lokal masih menjadi tantangan besar bagi industri blockchain di Indonesia. Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, kebutuhan akan sumber daya manusia yang paham blockchain dan Web3 justru belum sepenuhnya terpenuhi. Menjawab tantangan tersebut, Triv Foundation bersama MEXC Foundation meluncurkan Program Beasiswa F.I.R.E (Future Innovators in Rising Economy), sebuah inisiatif pendidikan yang bertujuan mencetak talenta blockchain Indonesia agar siap bersaing di level global.

Talenta Blockchain Masih Minim, Industri Masih Terpaksa Rekrut dari Luar Negeri

CEO & Founder TRIV, Gabriel Rey, menegaskan bahwa potensi industri blockchain di Indonesia sangat besar, namun belum diimbangi oleh ketersediaan talenta yang memadai. Kondisi ini bahkan membuat pelaku industri harus mencari SDM dari luar negeri.

“Potensi industri blockchain di Indonesia ini masih sangat besar sekali. Tapi sayangnya kita masih kekurangan talenta di industri ini. Oleh karena itulah Triv Group dan MEXC Foundation menginisiasi beasiswa ini,” ujar Gabriel Rey dalam F.I.R.E Scholarship Press Conference 2026 di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Ia mengungkapkan, dalam praktiknya, perusahaan blockchain di Indonesia masih kerap merekrut talenta dari negara lain seperti India karena keterbatasan SDM lokal. Melalui Beasiswa F.I.R.E, Triv Foundation ingin menjadikan dunia pendidikan sebagai fondasi penguatan ekosistem blockchain nasional.

Beasiswa F.I.R.E, Lebih dari Sekadar Bantuan Pendidikan

Beasiswa F.I.R.E dirancang bukan hanya sebagai bantuan biaya pendidikan, tetapi sebagai perjalanan pembentukan karier jangka panjang di industri blockchain dan Web3. Program ini melibatkan kolaborasi antara Triv Foundation, MEXC Foundation, serta sejumlah universitas ternama di Indonesia.

Dalam sambutannya di hadapan perwakilan kampus dan mahasiswa penerima beasiswa, Gabriel Rey menyampaikan bahwa program ini merupakan momen penting bagi Triv Foundation.

“Hari ini hari yang sangat membanggakan bagi kami. Karena melalui Triv Foundation bersama dengan MEXC Foundation, kita akan mengumumkan dan mengatur gerakan beasiswa gratis kepada para mahasiswa yang terpilih,” kata Gabriel Rey.

Ia juga menekankan bahwa ekonomi digital telah melahirkan banyak pelaku ekonomi baru, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang sama jika pengembangan talenta dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Fokus ke Industri, Peserta Disiapkan Masuk Dunia Kerja Blockchain

Salah satu pembeda utama Beasiswa F.I.R.E adalah orientasinya yang langsung mengarah ke kebutuhan industri. Peserta tidak hanya mendapatkan materi fundamental blockchain dan Web3, tetapi juga pendampingan karier setelah program selesai.

Menjawab pertanyaan terkait indikator keberhasilan program, Gabriel Rey menjelaskan bahwa evaluasi tidak berhenti pada proses belajar.

“Kita akan melihat dari hasil nilainya, dan kedua kita akan lihat bagaimana setelah kelulusan ini kariernya bagaimana. Karena kita mengarahkan ke industri,” jelasnya.

Dengan pendekatan ini, Beasiswa F.I.R.E diharapkan mampu melahirkan talenta yang benar-benar siap terjun ke proyek-proyek blockchain nyata, bukan hanya memahami teori.

Program Jangka Panjang, Skala Akan Terus Diperbesar

Beasiswa F.I.R.E tidak dirancang sebagai program sekali jalan. Triv Foundation dan MEXC Foundation menegaskan komitmen jangka panjang untuk memperluas cakupan dan jumlah penerima beasiswa.

“Triv Foundation dan MEXC Foundation berkomitmen melakukan program ini dalam jangka panjang dan meningkatkan skalanya,” ujar Gabriel Rey.

Ia menambahkan, skala program akan terus ditingkatkan dalam beberapa tahun ke depan agar semakin banyak mahasiswa Indonesia yang bisa mengakses pendidikan dan peluang karier di industri blockchain.

MEXC Foundation: Indonesia adalah Talent Pool Strategis

Pandangan serupa disampaikan oleh Indonesia Country Manager of MEXC Foundation, Excelsior. Ia menilai Indonesia memiliki posisi strategis dalam peta pengembangan blockchain di Asia Tenggara.

“Indonesia memiliki populasi muda yang besar dan adopsi teknologi digital yang cepat. Ini menjadikan Indonesia sebagai talent pool strategis untuk pengembangan ekosistem blockchain,” ungkapnya.

Excelsior menyebut Beasiswa F.I.R.E sebagai pintu masuk bagi talenta muda Indonesia untuk mengenal standar global industri Web3. Dengan kurikulum dan mentorship berkelas internasional, peserta diharapkan mampu berkontribusi di proyek global dan membangun ekosistem blockchain yang berkelanjutan di dalam negeri.

Dukungan Kampus: Jembatan Dunia Akademik dan Industri

Dari sisi akademik, dukungan terhadap Beasiswa F.I.R.E juga datang dari perguruan tinggi mitra. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan BINUS University, Prof. Dr. Ir. Yohannes Kurniawan, menilai kolaborasi ini sejalan dengan misi kampus dalam memberdayakan generasi muda di era ekonomi digital.

Menurutnya, kerja sama dengan industri seperti Triv memberikan mahasiswa perspektif nyata tentang dunia kerja, termasuk dinamika ekonomi digital dan blockchain. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi BINUS dan TRIV bukan hal baru, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendekatkan pendidikan dengan kebutuhan industri.

Penutup

Beasiswa F.I.R.E hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak akan talenta blockchain di Indonesia. Dengan pendekatan berbasis industri, dukungan kampus, serta komitmen jangka panjang dari Triv Foundation dan MEXC Foundation, program ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem blockchain global.

Jika pengembangan talenta dilakukan secara konsisten, bukan tidak mungkin Indonesia akan melahirkan lebih banyak developer, innovator, dan founder blockchain kelas dunia dari dalam negeri. Pantau terus perkembangan Beasiswa F.I.R.E dan inisiatif ekonomi digital lainnya untuk melihat bagaimana talenta muda Indonesia mulai mengambil peran di industri masa depan.

Baca Juga: MEXC Foundation dan Triv Luncurkan Beasiswa F.I.R.E untuk Cetak Generasi Pemimpin Blockchain dan Web3 Indonesia

Baca Juga: AS Perkuat Regulasi Kripto, Incar Posisi Pemimpin Global Blockchain

FAQ

1. Apa itu Beasiswa F.I.R.E?

Beasiswa F.I.R.E (Future Innovators in Rising Economy) adalah program pengembangan talenta yang diinisiasi Triv Foundation bersama MEXC Foundation untuk mencetak sumber daya manusia di bidang blockchain dan Web3. Program ini menggabungkan pembelajaran, mentorship industri, dan persiapan karier.

2. Siapa penyelenggara Beasiswa F.I.R.E?

Beasiswa F.I.R.E diselenggarakan oleh Triv Foundation dan MEXC Foundation, dengan dukungan serta kolaborasi dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

3. Apa tujuan utama Beasiswa F.I.R.E?

Tujuan utama Beasiswa F.I.R.E adalah mengatasi minimnya talenta blockchain di Indonesia dan menyiapkan mahasiswa agar siap terjun langsung ke industri blockchain dan Web3, baik di tingkat nasional maupun global.

4. Kenapa industri blockchain di Indonesia kekurangan talenta?

Meskipun potensi industri blockchain di Indonesia sangat besar, jumlah SDM yang memiliki kompetensi teknis dan pemahaman industri masih terbatas. Kondisi ini bahkan membuat beberapa perusahaan harus merekrut talenta dari luar negeri.

5. Siapa saja yang bisa mengikuti Beasiswa F.I.R.E?

Beasiswa F.I.R.E terbuka bagi mahasiswa dari berbagai jurusan, baik teknis maupun non-teknis, yang memiliki minat kuat pada blockchain dan Web3. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

6. Apa saja yang dipelajari dalam Beasiswa F.I.R.E?

Peserta Beasiswa F.I.R.E mempelajari fundamental blockchain dan Web3, studi kasus industri, serta pengembangan keterampilan teknis dan non-teknis. Program ini juga dilengkapi mentorship langsung dari praktisi industri.

7. Apakah Beasiswa F.I.R.E hanya fokus pada teori?

Tidak. Beasiswa F.I.R.E dirancang berbasis kebutuhan industri. Peserta akan mengerjakan simulasi dan studi kasus nyata, serta dipersiapkan untuk proyek dan peluang karier di industri blockchain setelah program selesai.

8. Bagaimana indikator keberhasilan Beasiswa F.I.R.E?

Keberhasilan Beasiswa F.I.R.E diukur dari performa peserta selama program serta perkembangan karier mereka setelah lulus, khususnya dalam penempatan kerja dan keterlibatan di proyek industri blockchain.

9. Apakah Beasiswa F.I.R.E akan berlanjut di masa depan?

Triv Foundation dan MEXC Foundation menegaskan bahwa Beasiswa F.I.R.E merupakan program jangka panjang. Ke depan, skala program direncanakan akan terus diperbesar agar menjangkau lebih banyak mahasiswa.

10. Apa dampak Beasiswa F.I.R.E bagi ekosistem blockchain Indonesia?

Beasiswa F.I.R.E diharapkan dapat memperkuat ekosistem blockchain Indonesia dengan menghadirkan talenta lokal yang kompeten, mengurangi ketergantungan pada tenaga asing, dan meningkatkan daya saing Indonesia di industri blockchain global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.