Akurat

Cara Membuat Makalah yang Efektif dan Profesional

Naufal Lanten | 5 Oktober 2025, 18:45 WIB
Cara Membuat Makalah yang Efektif dan Profesional

AKURAT.CO Membuat makalah sering menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menyusun karya tulis ilmiah. Makalah bukan sekadar tugas formal, melainkan kesempatan untuk menganalisis suatu topik secara mendalam, menyajikan argumen, dan menunjukkan kemampuan akademik. Berbeda dengan skripsi atau tesis yang panjang, makalah biasanya lebih ringkas namun tetap menuntut ketelitian, struktur yang jelas, dan referensi yang valid.

Kalau kamu ingin menulis makalah yang rapi, terstruktur, dan berpotensi mendapatkan nilai tinggi, panduan berikut bisa dijadikan acuan. Mulai dari pemilihan topik, penyusunan kerangka, hingga pengecekan plagiarisme dan sitasi, semua dijelaskan dengan langkah-langkah praktis.


1. Memilih Topik dan Fokus Penelitian

Langkah pertama yang menentukan keberhasilan makalah adalah memilih topik yang spesifik dan relevan. Topik yang terlalu luas akan membuat analisismu tidak fokus, sedangkan topik terlalu sempit bisa kekurangan sumber referensi.

Tips praktis memilih topik:

  • Pastikan topik relevan dengan mata kuliah atau tema tugas.

  • Pilih yang menarik dan bisa dijelaskan dalam ruang lingkup makalah singkat.

  • Pastikan ada literatur yang cukup untuk mendukung argumen.

Dengan topik yang tepat, proses penelitian dan penulisan selanjutnya akan lebih mudah dan efisien.


2. Mencari Literatur dan Menyusun Referensi

Setelah menentukan topik, langkah berikutnya adalah mencari literatur yang relevan. Literatur bisa berupa buku, jurnal ilmiah, artikel daring, hingga data primer dari penelitian sebelumnya. Selalu catat sumber sejak awal, supaya sitasi dan daftar pustaka lebih mudah dibuat.

Beberapa tips:

  • Gunakan perpustakaan digital, Google Scholar, atau database jurnal kampus.

  • Catat semua informasi penting untuk sitasi: nama penulis, tahun, judul, penerbit, halaman, DOI.

  • Pilih literatur mutakhir dan terpercaya, minimal 6–12 sumber utama untuk makalah standar.


3. Merumuskan Masalah dan Tujuan Makalah

Makalah yang baik harus memiliki fokus penelitian yang jelas. Rumusan masalah menjawab pertanyaan penelitian: apa yang ingin kamu jelaskan atau buktikan? Sedangkan tujuan makalah merinci apa yang ingin dicapai dari penelitian tersebut.

Contoh kalimat:
“Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap UMKM di Indonesia, dengan fokus pada adaptasi strategi pemasaran online.”

Rumusan masalah yang spesifik akan mempermudah kamu menyusun argumen dan kerangka makalah.


4. Membuat Kerangka atau Outline

Kerangka atau outline adalah peta penulisan makalah. Dengan outline, kamu bisa menyusun alur argumen, menentukan pembagian bab, dan menempatkan data atau literatur di tempat yang tepat.

Kerangka sederhana meliputi:

  1. Pendahuluan

  2. Tinjauan pustaka / kerangka teori

  3. Metode penelitian

  4. Hasil penelitian (jika ada)

  5. Pembahasan

  6. Kesimpulan dan saran

  7. Daftar pustaka

  8. Lampiran (opsional)

Outline yang jelas membantu menghindari penulisan yang berputar-putar dan memastikan semua argumen terhubung logis.


5. Menulis Draf Pertama

Saat menulis draf pertama, fokus pada isi dan alur argumentasi, bukan detail format. Gunakan bahasa aktif, kalimat pendek, dan paragraf 2–3 kalimat agar mudah dibaca, terutama di perangkat mobile.

Pendahuluan

Buka dengan fenomena atau konteks topik, tunjukkan gap penelitian, lalu sebutkan rumusan masalah dan tujuan. Misalnya:
“Di era digital, UMKM menghadapi tantangan besar dalam adaptasi pemasaran online. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi efektif yang digunakan oleh UMKM dalam menghadapi perubahan ini.”

Tinjauan Pustaka

Ringkas temuan dari penelitian terdahulu, susun berdasarkan tema atau kronologi. Hindari menyalin mentah-mentah; selalu pahami dan tulis dengan kata-katamu.

Metode

Jelaskan pendekatan penelitian, misalnya kualitatif, kuantitatif, atau kajian pustaka. Sertakan populasi, sampel, instrumen, dan prosedur analisis.

Pembahasan

Analisis hasil, hubungkan dengan teori dan literatur. Jangan sekadar mengulang data; tafsirkan apa artinya bagi penelitianmu.

Kesimpulan

Jawab rumusan masalah secara ringkas, sebut keterbatasan penelitian, dan berikan saran praktis atau penelitian lanjutan.


6. Sitasi dan Daftar Pustaka

Sitasi adalah bagian krusial untuk mencegah plagiarisme. Gunakan gaya sitasi yang diminta dosen, misalnya APA 7, MLA, atau IEEE.

Contoh APA 7:

  • Buku: Susanto, B. (2020). Pengantar Metodologi Penelitian. Penerbit XYZ.

  • Jurnal: Dewi, S., & Hartono, A. (2022). Dampak digitalisasi pada UMKM. Jurnal Ekonomi Digital, 5(2), 123–140. https://doi.org/xxx

  • Website: Kemdikbud. (2023). Pedoman Penulisan Makalah. https://...

Gunakan manajer referensi seperti Zotero, Mendeley, atau EndNote untuk mempermudah sitasi otomatis.


7. Format dan Tata Letak Makalah

Mengikuti aturan format mempermudah pembaca dan dosen menilai karya ilmiah. Contoh pengaturan umum:

  • Font: Times New Roman / Calibri, ukuran 12 untuk isi, 14 untuk judul.

  • Spasi: 1,5 atau double.

  • Margin: 2,54 cm di semua sisi.

  • Heading konsisten, penomoran halaman jelas.

Cek pedoman kampus agar sesuai aturan resmi.


8. Mengecek Plagiarisme dan Etika Akademik

Etika akademik penting untuk menjaga integritas karya ilmiah. Plagiarisme dapat merusak reputasi akademik, sehingga perlu dicegah.

Cara mencegah:

  • Catat sumber sejak awal dan parafrase dengan pemahaman sendiri.

  • Gunakan kutipan langsung bila diperlukan.

  • Periksa similarity report dengan Turnitin sebelum submit.

  • Ikuti pedoman penggunaan AI atau alat generatif sesuai aturan institusi.

Organisasi seperti COPE menyediakan panduan penanganan plagiarisme dan praktik publikasi yang etis.


9. Checklist Sebelum Menyerahkan Makalah

Pastikan makalahmu siap dengan mengecek beberapa hal berikut:

  • Judul jelas dan sesuai isi.

  • Rumusan masalah dan tujuan tercantum.

  • Semua kutipan ada entri di daftar pustaka.

  • Format sesuai pedoman (margin, font, spasi).

  • Ejaan dan tata bahasa diperiksa.

  • Persentase similarity report wajar dan semua kutipan diberi rujukan.


10. Timeline Praktis Penulisan Makalah

Kalau punya waktu sekitar dua minggu, kamu bisa membagi jadwal seperti ini:

  • Hari 1–2: Pilih topik & kumpulkan sumber.

  • Hari 3: Buat rumusan masalah & outline.

  • Hari 4–7: Tulis draf pendahuluan, tinjauan pustaka, metode.

  • Hari 8–10: Tulis hasil & pembahasan.

  • Hari 11: Tulis kesimpulan & daftar pustaka.

  • Hari 12: Proofreading & edit.

  • Hari 13: Cek plagiarisme & perbaikan.

  • Hari 14: Finalisasi format & submit.


Penutup

Menulis makalah memang memerlukan fokus, disiplin, dan strategi yang tepat. Dengan mengikuti panduan langkah demi langkah, mulai dari memilih topik hingga finalisasi format, kamu bisa menghasilkan makalah yang rapi, informatif, dan profesional. Kalau kamu ingin selalu update dengan tips akademik dan sumber belajar terbaru, pantau terus informasi praktis di media terpercaya.

Baca Juga: Warga NU Harus Tahu, ini 60 Lebih Karya Ilmiah yang Membuktikan Intelektualitas KH Said Aqil Siradj

Baca Juga: Kata Pengantar Makalah: Pengertian, Contoh dan Tips Menulis

FAQ

1. Apa itu makalah?
Makalah adalah karya tulis ilmiah singkat yang menyajikan analisis atau pembahasan atas suatu topik tertentu. Berbeda dengan skripsi atau tesis, makalah bersifat lebih ringkas tetapi tetap harus memiliki argumen yang jelas dan dukungan literatur yang valid.

2. Bagaimana cara memilih topik makalah yang tepat?
Pilih topik yang spesifik, relevan, dan memiliki cukup literatur untuk dijadikan referensi. Topik yang terlalu luas akan sulit dianalisis, sedangkan topik terlalu sempit bisa kekurangan sumber.

3. Apa saja langkah-langkah menulis makalah?
Langkah utama meliputi:

  1. Memilih topik yang jelas dan relevan

  2. Mencari literatur dan mencatat referensi

  3. Merumuskan masalah dan tujuan penelitian

  4. Menyusun kerangka atau outline

  5. Menulis draf pertama sesuai struktur makalah

  6. Menganalisis hasil dan membahas temuan

  7. Memperbaiki gaya bahasa, sitasi, dan mengecek plagiarisme

  8. Finalisasi format dan daftar pustaka sebelum menyerahkan

4. Bagaimana struktur standar makalah?
Struktur makalah biasanya terdiri dari:

  • Halaman judul

  • Abstrak

  • Daftar isi

  • Pendahuluan

  • Tinjauan pustaka / kerangka teori

  • Metode penelitian

  • Hasil dan pembahasan

  • Kesimpulan dan saran

  • Daftar pustaka

  • Lampiran (opsional)

5. Bagaimana cara menulis pendahuluan yang efektif?
Pendahuluan harus memuat konteks atau fenomena, menunjukkan gap penelitian, rumusan masalah, dan tujuan makalah. Gunakan kalimat aktif dan spesifik agar pembaca langsung memahami fokus penelitian.

6. Apa itu sitasi dan bagaimana cara melakukannya dengan benar?
Sitasi adalah cara memberi kredit pada sumber informasi yang digunakan. Gunakan gaya sitasi sesuai instruksi, misalnya APA 7, MLA, atau IEEE, dan pastikan semua kutipan tercatat di daftar pustaka.

7. Bagaimana cara mencegah plagiarisme dalam makalah?

  • Catat sumber sejak awal

  • Parafrase dengan pemahaman sendiri, jangan hanya ganti kata

  • Gunakan kutipan langsung bila perlu

  • Periksa makalah menggunakan tools seperti Turnitin sebelum submit

8. Apa tips format makalah agar sesuai standar akademik?

  • Gunakan font umum seperti Times New Roman atau Calibri

  • Spasi 1,5 atau double

  • Margin 2,54 cm di semua sisi

  • Heading konsisten, penomoran halaman jelas

9. Berapa lama waktu ideal untuk menyelesaikan makalah?
Jika menggunakan timeline dua minggu:

  • Hari 1–2: Pilih topik & kumpulkan sumber

  • Hari 3: Buat rumusan masalah & outline

  • Hari 4–7: Tulis draf pendahuluan, tinjauan pustaka, metode

  • Hari 8–10: Tulis hasil & pembahasan

  • Hari 11: Tulis kesimpulan & daftar pustaka

  • Hari 12: Proofreading

  • Hari 13: Cek plagiarisme & perbaikan

  • Hari 14: Finalisasi format & submit

10. Apa saja alat bantu yang bisa digunakan saat menulis makalah?

  • Manajer referensi: Zotero, Mendeley, EndNote

  • Panduan menulis: Purdue OWL, Harvard Writing Center

  • Pengecekan plagiarisme: Turnitin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.