Apa Itu Modernisasi? Inilah Pengertian, Ciri, Penyebab, Dampak, dan Contoh di Kehidupan

AKURAT.CO Modernisasi adalah salah satu proses perubahan besar yang dialami manusia dari masa ke masa. Dari yang awalnya hidup dengan cara tradisional, masyarakat bertransformasi menjadi lebih maju, efisien, dan sesuai dengan tuntutan zaman. Perubahan ini tidak hanya soal teknologi, tetapi juga menyangkut pola pikir, sistem sosial, hingga cara manusia berhubungan satu sama lain.
Kalau hari ini kita bisa belanja online, bekerja jarak jauh, atau bahkan bertani dengan mesin modern, itu semua merupakan bagian dari proses modernisasi. Tapi sebenarnya, apa sih modernisasi itu? Bagaimana sejarahnya, apa saja ciri-cirinya, serta dampaknya bagi kehidupan kita?
Apa Itu Modernisasi?
Secara umum, modernisasi adalah proses perubahan dari kehidupan yang tradisional menuju masyarakat yang lebih maju atau modern. Proses ini mencakup pergeseran sikap, mentalitas, hingga cara hidup masyarakat agar sesuai dengan perkembangan zaman.
Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, secara historis modernisasi adalah perubahan menuju tipe sistem sosial, ekonomi, dan politik yang berkembang di Eropa Barat dan Amerika Utara pada abad ke-17 hingga abad ke-19. Sistem itu kemudian menyebar ke negara lain di Eropa, sebelum akhirnya masuk ke Amerika Selatan, Asia, dan Afrika pada abad ke-20.
Rizka Ariestianti dalam modul Sosiologi menambahkan bahwa modernisasi mencakup transformasi total kehidupan tradisional, baik dari sisi teknologi maupun organisasi sosial, menuju pola ekonomi dan politik yang lebih maju. Inilah yang kemudian menjadi ciri khas negara-negara Barat yang relatif stabil.
Kalau melihat perkembangan dunia saat ini, contoh nyata modernisasi bisa kita lihat pada penggunaan gadget dan internet yang semakin canggih. Bahkan di sektor pertanian, para petani kini tak lagi bergantung pada tenaga hewan, tetapi sudah memakai traktor modern untuk mempercepat pekerjaan di lahan.
Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli
Beberapa tokoh besar juga memberikan definisi yang memperkaya pemahaman kita tentang modernisasi:
-
Soerjono Soekanto: Modernisasi adalah bentuk perubahan sosial yang terarah (directed change) dan berdasarkan perencanaan (social planning).
-
Widjojo Nitisastro: Modernisasi merupakan transformasi total dari kehidupan tradisional, baik dalam organisasi sosial maupun teknologi, menuju ke arah yang lebih maju.
-
Wilbert E. Moore: Modernisasi adalah transformasi menyeluruh dari kondisi pra-modern dalam bidang teknologi dan organisasi sosial menuju pola ekonomi serta politik yang menjadi ciri khas negara Barat.
-
Johan Willem Schoorl: Modernisasi adalah penerapan pengetahuan ilmiah dalam semua aspek kehidupan dan kegiatan masyarakat.
Ciri-Ciri Modernisasi
Modernisasi dapat dikenali dari beberapa perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, masyarakat modern:
-
Memanfaatkan teknologi untuk mempermudah aktivitas hidup.
-
Menggunakan alat transportasi yang semakin canggih.
-
Mengalami perubahan dalam norma dan tatanan sosial.
-
Lebih terbuka dalam sistem politik, memberi ruang bagi demokrasi.
-
Menunjukkan sikap individualisme sekaligus disiplin diri.
-
Terjadi diferensiasi dalam tenaga kerja sesuai spesialisasi.
Ciri-ciri ini terlihat jelas dalam keseharian kita. Contohnya, aktivitas yang dulunya dilakukan manual sekarang bisa otomatis, dan pilihan karier pun semakin beragam sesuai dengan kemampuan serta minat masing-masing.
Pandangan Modern tentang Konflik Sosial
Modernisasi memang membawa banyak perubahan, tapi juga bisa memicu konflik. Stoner dan Freeman membedakan dua cara pandang terkait hal ini. Dalam pandangan tradisional, konflik sebisa mungkin dihindari dengan meminimalkan perbedaan dalam kelompok. Namun, pandangan modern justru melihat konflik sebagai hal yang wajar dan tidak bisa dihindari.
Konflik modern biasanya dipicu oleh perbedaan tujuan, nilai, maupun struktur organisasi. Dengan kata lain, modernisasi membuat interaksi manusia semakin kompleks, sehingga potensi gesekan pun meningkat.
Ciri-Ciri Manusia Modern
Yayah Rokayah dalam bukunya Modernisasi Pembelajaran Bahasa Indonesia merujuk pada penelitian Inkeles mengenai ciri manusia modern di masyarakat industri. Beberapa di antaranya adalah:
-
Bersikap terbuka pada pengalaman baru.
-
Siap menghadapi perubahan sosial.
-
Memiliki pandangan luas dan mau menerima perbedaan.
-
Berorientasi pada masa kini dan masa depan.
-
Menghargai keterampilan serta keahlian teknik.
-
Percaya pada hasil perencanaan dan pemikiran rasional.
-
Lebih menghargai pendidikan, pekerjaan, serta keberadaan orang lain.
Ciri-ciri ini membuat manusia modern lebih adaptif, produktif, dan siap menghadapi tantangan global.
Dampak Modernisasi bagi Masyarakat
Seperti dua sisi mata uang, modernisasi membawa dampak positif sekaligus negatif.
Dampak positif:
-
Kehidupan masyarakat menjadi lebih efektif dan efisien.
-
Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat.
-
Demokrasi semakin terbuka dan kesadaran politik meningkat.
-
Nilai sosial yang lebih inklusif dan terbuka.
Dampak negatif:
-
Timbul kesenjangan sosial dan ekonomi.
-
Pencemaran lingkungan akibat industrialisasi.
-
Meningkatnya kriminalitas, termasuk kejahatan berbasis teknologi.
-
Pergeseran budaya lokal yang tergerus modernitas.
-
Terjadi digital divide atau kesenjangan teknologi dalam masyarakat.
Dengan kata lain, modernisasi harus disikapi bijak agar manfaatnya lebih besar daripada risikonya.
Penyebab Terjadinya Modernisasi
Modernisasi tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang mendorongnya, seperti keinginan manusia untuk terus menemukan hal baru, perkembangan ilmu pengetahuan, kontak budaya dengan negara lain, hingga peran pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan, ekonomi, dan politik.
Soerjono Soekanto menyebut beberapa syarat agar modernisasi bisa terjadi, misalnya cara berpikir ilmiah yang tertanam kuat, sistem administrasi yang baik, data yang terpusat, organisasi masyarakat yang disiplin, hingga adanya perencanaan sosial yang berpihak pada kepentingan umum.
Contoh Modernisasi dalam Kehidupan
Modernisasi terjadi di hampir semua bidang kehidupan, misalnya:
-
Ekonomi: hadirnya dompet digital, aplikasi investasi, hingga e-commerce.
-
Politik: terbentuknya organisasi internasional seperti PBB dan ASEAN.
-
Perdagangan: munculnya marketplace online dan perdagangan bebas.
-
Budaya: semakin banyak orang menguasai bahasa asing dan menjalani gaya hidup sehat.
-
Sosial: komunikasi jarak jauh yang semakin mudah lewat internet.
-
Transportasi: layanan transportasi online dan tiket digital.
-
Pertanian: penggunaan mesin traktor otomatis dan pupuk modern.
Kesimpulan
Modernisasi adalah proses panjang yang membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, mulai dari pola pikir, teknologi, hingga sistem sosial. Kehadirannya memberi banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan yang harus diantisipasi.
Sebagai masyarakat modern, kita dituntut untuk bijak menyikapi dampak modernisasi. Dengan begitu, perubahan yang ada tidak hanya membuat hidup lebih mudah, tapi juga lebih berkualitas.
Kalau kamu ingin terus memahami berbagai perubahan sosial yang terjadi di sekitar kita, jangan lupa untuk selalu update dengan informasi terbaru di media terpercaya.
Baca Juga: Bagaimana 'Pancasila' Menjadi Nama Dasar Negara Indonesia? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!
Baca Juga: Apa Kepanjangan BPUPKI dan PPKI? Simak Jawabannya di Sini!
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan modernisasi?
Modernisasi adalah proses perubahan dari kehidupan tradisional menuju masyarakat yang lebih maju, baik dalam teknologi, pola pikir, maupun sistem sosial, ekonomi, dan politik.
2. Apa perbedaan modernisasi dengan globalisasi?
Modernisasi adalah perubahan internal masyarakat menuju kondisi yang lebih modern, sedangkan globalisasi lebih menekankan pada keterhubungan antarnegara yang tanpa batas wilayah.
3. Apa contoh modernisasi dalam kehidupan sehari-hari?
Contohnya adalah penggunaan smartphone, pembayaran digital, transportasi online, traktor otomatis di pertanian, serta belajar melalui platform e-learning.
4. Apa ciri-ciri utama modernisasi?
Ciri modernisasi antara lain pemanfaatan teknologi, munculnya individualisme, terbuka pada perubahan sosial, meningkatnya demokrasi, serta adanya diferensiasi dalam tenaga kerja.
5. Apa dampak positif modernisasi?
Dampak positifnya mencakup perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kehidupan yang lebih efisien, meningkatnya demokrasi, serta terbukanya akses pendidikan dan informasi.
6. Apa dampak negatif modernisasi?
Beberapa dampak negatifnya adalah kesenjangan sosial, pencemaran lingkungan, hilangnya budaya lokal, meningkatnya kriminalitas, serta munculnya kesenjangan digital.
7. Mengapa modernisasi penting bagi masyarakat?
Modernisasi penting karena membantu meningkatkan kualitas hidup, mempercepat pembangunan, serta membuat masyarakat lebih adaptif menghadapi perubahan global.
8. Siapa saja tokoh yang mendefinisikan modernisasi?
Beberapa di antaranya adalah Soerjono Soekanto, Widjojo Nitisastro, Wilbert E. Moore, dan Johan Willem Schoorl dengan penekanan pada perubahan sosial, teknologi, hingga organisasi masyarakat.
9. Apa faktor pendorong terjadinya modernisasi?
Faktor pendorongnya meliputi keterbukaan masyarakat, pemikiran yang berorientasi masa depan, kontak budaya antarbangsa, peningkatan pendidikan, serta dukungan teknologi dan peran pemerintah.
10. Bagaimana cara menyikapi modernisasi dengan bijak?
Caranya dengan memanfaatkan teknologi dan ilmu pengetahuan secara positif, tetap menjaga budaya lokal, serta mengutamakan nilai sosial agar tidak terjebak pada dampak negatif modernisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








