Fenomena Langka 'Black Moon' Terjadi Akhir Pekan Ini

AKURAT.CO Akhir pekan ini akan hadir fenomena astronomi langka yang disebut black moon atau bulan hitam. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (23/8/2025), pukul 2:06 pagi waktu EDT (sekitar 1:06 WIB) saat bulan memasuki fase bulan baru.
Meski namanya bulan hitam, fenomena ini tidak bisa dilihat secara langsung dari Bumi. Hal ini karena posisi bulan berada di antara Bumi dan Matahari sehingga permukaannya sama sekali tidak terlihat.
Dikutip dari Live Science, Rabu (20/8/2025), bulan hitam dianggap sebagai kebalikan dari bulan biru dan sama-sama jarang terjadi. Ada dua jenis bulan hitam yang dikenal oleh astronom.
Jenis pertama adalah bulan hitam bulanan, yakni ketika dalam satu bulan kalender terdapat dua kali fase bulan baru. Fenomena ini biasanya muncul setiap 29 bulan sekali.
Jenis kedua disebut bulan hitam musiman, yaitu ketika ada bulan baru ketiga dalam satu musim yang terdiri dari empat bulan baru. Inilah yang akan terjadi akhir pekan ini.
Musim kali ini dimulai sejak titik balik matahari pada 20 Juni lalu dan akan berakhir dengan ekuinoks pada 22 September. Dalam periode itu, bulan baru jatuh pada 25 Juni, 24 Juli, 23 Agustus dan 21 September.
Karena adanya empat bulan baru dalam satu musim, bulan baru pada 23 Agustus dikategorikan sebagai bulan hitam musiman. Fenomena ini lebih jarang terjadi karena hanya muncul setiap 33 bulan sekali.
Walau bulan hitam tidak bisa diamati secara langsung, peristiwa ini membawa keuntungan bagi pengamat bintang. Langit malam akan lebih gelap sehingga bintang-bintang dan galaksi Bima Sakti terlihat lebih jelas.
Untuk pengalaman terbaik, carilah lokasi jauh dari polusi cahaya dan horizon kota di arah selatan. Gunakan tiga bintang terang Segitiga Musim Panas, yaitu Vega, Deneb dan Altair sebagai panduan untuk menemukan Bima Sakti.
Fenomena bulan hitam menjadi momen sempurna untuk menikmati keindahan langit malam. Bagi pecinta astronomi, inilah kesempatan langka untuk melihat pesona Bima Sakti dalam kondisi terbaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







