Akurat

Contoh Perubahan Sosial yang Direncanakan dan Tidak Direncanakan, Lengkap dengan Penjelasan

Naufal Lanten | 18 Agustus 2025, 13:42 WIB
Contoh Perubahan Sosial yang Direncanakan dan Tidak Direncanakan, Lengkap dengan Penjelasan

AKURAT.CO Perubahan sosial adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan masyarakat. Perubahan ini bisa terjadi karena perencanaan manusia maupun secara alamiah di luar kendali. Dalam ilmu sosial, perubahan tersebut dibagi menjadi dua, yaitu perubahan sosial yang direncanakan dan tidak direncanakan.

Keduanya dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kebijakan pemerintah, perkembangan teknologi, hingga peristiwa global seperti pandemi. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan perubahan sosial yang direncanakan dan tidak direncanakan? Mari kita bahas lebih dalam.


Apa Itu Perubahan Sosial yang Direncanakan?

Menurut Adi Soenarno dkk. dalam bukunya The Dynamic of Human Resources, perubahan sosial yang direncanakan adalah perubahan yang sengaja diarahkan oleh pihak tertentu dengan tujuan jelas, strategi terukur, dan hasil yang diharapkan.

Perubahan ini biasanya dilakukan untuk memperbaiki kondisi masyarakat atau menjawab permasalahan yang muncul. Dengan kata lain, perubahan ini bisa dikatakan sebagai bentuk “intervensi sosial” yang memang diatur sejak awal.

Contoh Perubahan Sosial yang Direncanakan

Ada banyak contoh perubahan sosial yang direncanakan, mulai dari level individu hingga kebijakan negara. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pembangunan Infrastruktur
    Pemerintah merencanakan pembangunan jalan, jembatan, hingga transportasi massal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Infrastruktur yang baik biasanya menjadi indikator kemajuan sebuah negara.

  • Pembangunan Jalan Tol dan Jalan Raya
    Jalan tol tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga membuka akses ekonomi baru. Begitu juga dengan perbaikan jalan raya yang rusak, semua ini adalah bentuk perubahan yang sudah dipetakan pemerintah.

  • Perkembangan Teknologi
    Teknologi bukanlah sesuatu yang muncul tiba-tiba. Di baliknya ada perencanaan matang dari para pengembang yang bertujuan mempermudah aktivitas manusia, mulai dari komunikasi, transportasi, hingga pendidikan.

  • Program Kesehatan
    Pemerintah rutin mengadakan program kesehatan, seperti imunisasi, pemeriksaan gratis, hingga kampanye pola hidup sehat. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang harapan hidup masyarakat.

  • Perubahan Kurikulum Pendidikan
    Dunia pendidikan juga tidak lepas dari perubahan yang direncanakan. Kurikulum selalu diperbarui agar sesuai dengan kebutuhan zaman, sehingga generasi muda bisa lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

  • Pola Hidup Sehat
    Tidak hanya pemerintah, individu pun bisa merencanakan perubahan dalam hidupnya. Misalnya dengan menerapkan gaya hidup sehat: olahraga rutin, pola tidur teratur, dan konsumsi makanan bergizi. Semua ini dilakukan dengan kesadaran penuh untuk memperbaiki kualitas hidup.


Apa Itu Perubahan Sosial yang Tidak Direncanakan?

Berbeda dengan yang pertama, perubahan sosial yang tidak direncanakan terjadi secara spontan tanpa ada kontrol penuh dari manusia. Ratna Sukmayani dkk. dalam Ilmu Pengetahuan Sosial 3 menyebutnya sebagai perubahan yang muncul di luar jangkauan pengawasan masyarakat.

Biasanya, perubahan jenis ini dipicu oleh faktor eksternal seperti bencana, peristiwa global, atau dinamika sosial-politik yang sulit diprediksi.

Contoh Perubahan Sosial yang Tidak Direncanakan

Beberapa contoh nyata perubahan sosial yang tidak direncanakan bisa kita lihat dari pengalaman sehari-hari:

  • Pandemi Covid-19
    Tidak ada yang benar-benar siap menghadapi pandemi. Kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, bahkan budaya pun berubah drastis dalam waktu singkat.

  • Globalisasi dan Budaya Asing
    Globalisasi membuat budaya luar mudah masuk. Misalnya tren fashion Barat yang tiba-tiba populer di kalangan anak muda Indonesia tanpa ada perencanaan khusus.

  • Situasi Politik yang Memanas
    Perubahan sosial bisa terjadi akibat konflik politik. Ketika masyarakat terbelah menjadi dua kubu, muncul ketegangan sosial yang tidak pernah direncanakan sebelumnya.

  • Munculnya Pemukiman Kumuh
    Urbanisasi berlebihan menyebabkan munculnya pemukiman kumuh di perkotaan. Fenomena ini tidak pernah diharapkan, tetapi menjadi konsekuensi dari arus migrasi penduduk.

  • Kejahatan karena Faktor Ekonomi
    Tingkat kriminalitas sering kali meningkat karena masalah ekonomi. Masyarakat yang kesulitan bisa nekat melakukan pencurian, perampokan, hingga korupsi demi bertahan hidup.


Kenapa Penting Memahami Kedua Jenis Perubahan Sosial Ini?

Masyarakat tidak bisa lepas dari perubahan. Ada yang bisa kita rencanakan untuk menciptakan kehidupan lebih baik, tapi ada juga yang terjadi tiba-tiba dan menuntut kita beradaptasi.

Memahami kedua jenis perubahan sosial ini membuat kita lebih siap menghadapi realitas. Ketika perubahan direncanakan, kita bisa berpartisipasi aktif. Namun, saat perubahan datang tanpa diduga, kita perlu kemampuan beradaptasi agar tidak tertinggal.


Kesimpulan

Perubahan sosial terbagi menjadi dua: direncanakan dan tidak direncanakan. Contoh perubahan yang direncanakan adalah pembangunan infrastruktur, program kesehatan, hingga perubahan kurikulum pendidikan. Sementara perubahan yang tidak direncanakan bisa dilihat dari pandemi, globalisasi budaya, hingga konflik politik.

Baca Juga: Apa Itu Abolisi dan Amnesti? Hak Prerogatif Presiden yang Bikin Heboh Kasus Tom Lembong dan Hasto

Baca Juga: Apa Itu Seni Secara Umum dan Menurut Para Ahli Beserta Pendapat Masing-masing? Simak Inilah Jawaban yang Akurat

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.