Akurat

5 Persamaan Siklus Hidup Udang dan Katak: Dari Telur sampai Dewasa

Naufal Lanten | 17 Agustus 2025, 21:04 WIB
5 Persamaan Siklus Hidup Udang dan Katak: Dari Telur sampai Dewasa

AKURAT.CO Persamaan siklus hidup udang dan katak terletak pada tahap awal kehidupannya, yaitu sama-sama dimulai dari telur. Meski udang hidup di air sepanjang hidupnya dan katak merupakan hewan amfibi yang bisa hidup di darat maupun air, keduanya memiliki pola perkembangan yang serupa: dari telur, menetas, mengalami perubahan bentuk, hingga akhirnya menjadi hewan dewasa. Artikel ini akan membahas secara lengkap tahapan siklus hidup udang dan katak, lalu menjelaskan apa saja persamaan yang bisa ditemukan dari dua hewan dengan habitat berbeda ini.


Siklus Hidup Udang

Siklus hidup udang melewati empat tahapan utama: telur, larva, pasca-larva, dan dewasa. Menurut buku Mendongkrak Produktivitas Udang Galah hingga 250% karya Fauzan Ali, PhD (2009:22), udang betina yang siap bertelur biasanya berpindah dari perairan tawar menuju muara sungai untuk merawat telurnya.

Telur udang yang sudah dibuahi akan disimpan dan mengalami pengeraman selama kurang lebih tiga minggu. Setelah menetas, larva udang akan tersebar di muara sungai dan berenang bebas sebelum berkembang menjadi anak udang.

Pada tahap ini, udang juga mengalami proses pergantian kulit (molting). Saat molting, udang tidak banyak beraktivitas karena tubuhnya sedang mengalami tekanan yang membuat punggungnya melengkung seperti huruf “U”. Proses ini menjadi bagian penting dalam pertumbuhan udang menuju fase dewasa.


Siklus Hidup Katak

Sama seperti udang, siklus hidup katak juga dimulai dari telur. Katak betina dapat menghasilkan hingga 5.000–20.000 butir telur dalam satu kali reproduksi. Telur tersebut akan menetas menjadi berudu atau kecebong yang seluruh hidup awalnya berlangsung di air.

Dalam dua hari setelah menetas, berudu sudah memiliki insang untuk bernapas. Selama sekitar lima hari, berudu terus hidup di air dan perlahan mulai tumbuh. Seiring waktu, ia berkembang menjadi katak muda yang bisa memakan serangga kecil seperti jangkrik.

Perubahan besar terjadi ketika katak muda mulai membentuk paru-paru sehingga bisa bernapas di darat. Dari sini, katak terus tumbuh menjadi katak dewasa yang mampu hidup di dua alam: air dan darat.

Berikut persamaan yang paling relevan untuk pembaca muda yang ingin cepat mengerti dan bisa dipakai sebagai bahan edukasi untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan: carilah persamaan dari siklus hidup udang dengan siklus hidup katak.

  1. Keduanya dimulai dari telur
    Titik awal yang sama: proses hidup dimulai dari telur yang dibuahi. Ini adalah persamaan paling mendasar dan mudah dicari oleh pengguna yang mengetik “siklus hidup dimulai dari…”.

  2. Tahap awal hidup berlangsung di air
    Baik larva udang maupun berudu katak hidup dan berkembang di lingkungan perairan. Hal ini membuat kedua spesies sangat bergantung pada kualitas air untuk tahap awal hidup mereka.

  3. Mengalami fase perkembangan bertahap sebelum dewasa
    Udang melalui fase larva → pasca-larva; katak melalui fase berudu → katak muda. Pada tiap fase, ada perubahan bentuk dan fungsi tubuh yang mempersiapkan individu menuju kehidupan dewasa.

  4. Perubahan fisiologis/struktur tubuh selama perkembangan
    Meski cara dan organ yang berubah berbeda, keduanya mengalami perubahan signifikan: udang mengganti kulit (molting) sementara katak menjalani metamorfosis (mis. perkembangan anggota tubuh dan paru-paru). Intinya: ada transformasi struktur tubuh untuk menyesuaikan fungsi dan lingkungan baru.

  5. Ketergantungan pada lingkungan pada tahap kritis
    Telur dan fase awal keduanya rentan terhadap perubahan lingkungan—mis. kualitas air, suhu, atau pemangsa. Kondisi ini menentukan tingkat kelangsungan hidup dan keberhasilan mencapai fase dewasa.


Perbedaan singkat

Memberi konteks terhadap persamaan akan membantu pembaca memahami batasnya:

  • Habitat dewasa: Udang tetap hidup di air; katak bersifat amfibi (darat dan air).

  • Organ pernapasan: Udang menggunakan insang sepanjang hidup; katak beralih dari insang (kecebong) ke paru-paru (katak dewasa).

  • Strategi reproduksi & jumlah telur: Katak biasanya menghasilkan ribuan telur sekaligus; jumlah telur udang lebih variatif dan ada perilaku perpindahan ke muara untuk pengeraman.

  • Mekanisme perubahan: Udang berganti kulit berkali-kali (molting), sedangkan katak mengalami metamorfosis biologis yang mengubah morfologi dan organ internal.

Intinya: meskipun udang dan katak berbeda dalam banyak aspek, persamaan mendasar mereka — dimulai dari telur dan melalui fase perkembangan bertahap di air — membuka peluang pembelajaran menarik.

Perbedaan yang Perlu Diketahui

Agar semakin jelas, berikut perbedaan mendasar antara keduanya:

  • Habitat dewasa: udang sepenuhnya hidup di air, sedangkan katak hidup di air dan darat.

  • Alat pernapasan: udang bernapas dengan insang sepanjang hidup, katak beralih dari insang (berudu) ke paru-paru (dewasa).

  • Reproduksi: katak menghasilkan ribuan telur sekaligus, sementara udang memiliki strategi reproduksi berbeda dan berpindah ke muara untuk merawat telur.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari)

1. Apakah siklus hidup udang dan katak sama?
Tidak sepenuhnya sama, tetapi keduanya memiliki persamaan penting: sama-sama dimulai dari telur dan melalui fase perkembangan sebelum dewasa.

2. Berapa lama telur udang menetas?
Proses pengeraman telur udang berlangsung sekitar tiga minggu hingga menetas menjadi larva.

3. Berapa banyak telur yang dihasilkan katak?
Katak betina bisa menghasilkan 5.000–20.000 telur sekali bertelur.


Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, jelas bahwa persamaan siklus hidup udang dan katak ada pada tahap awalnya: keduanya dimulai dari telur, melalui fase perkembangan di air, hingga akhirnya tumbuh menjadi hewan dewasa. Walau habitat dan bentuk tubuh berbeda, keduanya sama-sama menunjukkan bahwa pertumbuhan makhluk hidup selalu melalui tahapan penting yang bergantung pada lingkungan.

Kalau kamu suka membaca penjelasan edukatif seperti ini, jangan lupa untuk pantau terus update terbaru di situs kami agar tidak ketinggalan artikel menarik lainnya.

Baca Juga: Jawaban Informatika Kelas 9 Halaman 30: Cara Hara Menentukan Rute Pengiriman Paket

Baca Juga: Fenomena Alam Agustus Ini: Apa yang Bisa Kamu Saksikan di Langit?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.