Akurat

Mahir Passive Voice, Kunci Menulis dan Berbicara Bahasa Inggris Lebih Variatif!

Eko Krisyanto | 16 Juli 2025, 00:00 WIB
Mahir Passive Voice, Kunci Menulis dan Berbicara Bahasa Inggris Lebih Variatif!

AKURAT.CO Dalam mempelajari grammar Bahasa Inggris, salah satu materi yang tak boleh dilewatkan adalah Passive Voice.

Materi ini mulai diajarkan di tingkat menengah dan menjadi fondasi penting untuk meningkatkan keterampilan menulis dan berbicara, terutama dalam situasi formal seperti laporan, artikel, atau presentasi.

Tapi apa sebenarnya Passive Voice itu? Bagaimana cara menggunakannya dalam berbagai tenses? Yuk, kita pelajari bersama!

Passive Voice atau kalimat pasif adalah struktur kalimat di mana fokus utama terletak pada objek yang menerima tindakan, bukan pada pelakunya. Kalimat ini merupakan kebalikan dari Active Voice, di mana pelaku atau subjek menjadi pusat kalimat.

Contoh dalam Bahasa Indonesia:

  • Aktif: Ayah membaca koran.

  • Pasif: Koran dibaca oleh ayah.

Contoh dalam Bahasa Inggris:

  • Aktif: The teacher explains the lesson.

  • Pasif: The lesson is explained by the teacher.

Dalam versi pasif, “lesson” menjadi fokus utama kalimat, bukan lagi “the teacher”.

Baca Juga: Kemensos Serahkan Data Penerima Bansos ke PPATK, Telusuri Dugaan Judi Online

Passive Voice dalam Berbagai Tense

Yang perlu diingat, Passive Voice tidak berdiri sendiri—struktur ini menyesuaikan dengan tenses yang digunakan. Dalam artikel ini, kita akan bahas tiga Simple Tense yang paling sering digunakan:

1. Passive Voice – Simple Present Tense

Digunakan untuk menyatakan fakta atau kebiasaan.

Rumus aktif:
S + V1 (-s/es) + O

Rumus pasif:
O + is/am/are + V3 + (by + S)

Contoh:

  • Aktif: The teacher explains the lesson.

  • Pasif: The lesson is explained by the teacher.

2. Passive Voice – Simple Past Tense

Digunakan untuk kejadian yang sudah terjadi di masa lalu.

Rumus aktif:
S + V2 + O

Rumus pasif:

O + was/were + V3 + (by + S)

Contoh:

  • Aktif: Sarah cleaned the room.

  • Pasif: The room was cleaned by Sarah.

3. Passive Voice – Simple Future Tense

Digunakan untuk kejadian yang akan terjadi di masa depan.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi, 9.700 Siswa dari Keluarga Miskin Mulai Belajar

Rumus aktif:
S + will + V1 + O

Rumus pasif:
O + will be + V3 + (by + S)

Contoh:

  • Aktif: They will deliver the package.

  • Pasif: The package will be delivered by them.

Menguasai Passive Voice bukan cuma soal aturan grammar, tapi juga membuat komunikasi Anda dalam Bahasa Inggris lebih kaya dan efektif. Passive Voice sangat berguna untuk:

- Menulis laporan atau artikel dengan gaya objektif
- Menunjukkan variasi dalam struktur kalimat
- Memahami bacaan formal seperti berita, jurnal, atau teks akademik

Tips Mudah Belajar Passive Voice

- Kuasai dulu tiga tenses dasar: Simple Present, Past, dan Future
- Ingat, kata kerja pasif selalu menggunakan bentuk ke-3 (V3)
- Latih diri dengan mengubah berbagai kalimat aktif menjadi pasif

Passive Voice adalah salah satu elemen penting dalam grammar Bahasa Inggris yang memberikan variasi dan fleksibilitas dalam menulis dan berbicara.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Film Horor Indonesia Tayang Sepanjang Juli 2025, Mana yang Paling Seram?

Dengan memahami strukturnya dan berlatih secara konsisten, Anda akan mampu menggunakan kalimat pasif secara alami dan tepat sasaran, terutama dalam konteks formal.

 

Laporan: Laily Nuriansyah/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.