Akurat Logo

Komisi X DPR Perkuat Kerja Sama dengan Australia di Bidang Pendidikan, Beasiswa Terbuka Luas

Paskalis Rubedanto | 30 Juni 2025, 09:38 WIB
Komisi X DPR Perkuat Kerja Sama dengan Australia di Bidang Pendidikan, Beasiswa Terbuka Luas

AKURAT.CO Komisi X DPR mendorong perluasan akses beasiswa pendidikan dari pemerintah Australia untuk para pelajar Indonesia.

Komitmen ini disampaikan menyusul pertemuan antara pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih, mengatakan, perluasan beasiswa menjadi salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ingin Tambah Jumlah Anak Muda Indonesia Belajar di Rusia dengan Beasiswa

Menurutnya, banyak program pendidikan dari Australia yang potensial untuk dimanfaatkan oleh generasi muda Indonesia, terutama melalui jalur beasiswa.

"Banyak beasiswa Australia untuk mahasiswa Indonesia yang nanti bisa diakses. Semoga banyak putra-putri Indonesia yang memanfaatkan peluang ini demi kualitas pendidikan di Indonesia yang semakin baik," ujar Fikri, dalam keterangannya, Senin (30/6/2025).

Dia mengatakan, kerja sama di sektor pendidikan antara Indonesia dan Australia memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional.

Baca Juga: Lewat Soeper Run, KA Unsoed Beri Beasiswa untuk Mahasiswa Tak Mampu

Fikri berharap program-program yang ditawarkan Australia dapat dikembangkan lebih jauh, terutama dalam hal keterjangkauan bagi pelajar Indonesia dari berbagai daerah.

"Terima kasih atas pertemuan dengan Bapak Roderick Brazier, kami membahas program-program Australia terkait pendidikan di Indonesia, termasuk soal beasiswa," katanya.

Adapun, pertemuan itu sendiri berlangsung di Ruang Pimpinan Komisi X DPR, Gedung Nusantara I, dan dihadiri Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian; Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, beserta sejumlah anggota lainnya.

Baca Juga: Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag Dibuka Mulai 1 April 2025, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Pertukaran pandangan dan program antara kedua pihak berlangsung selama kurang lebih 90 menit dalam suasana terbuka dan konstruktif.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.