Akurat

Bagaimana Cara Kerja Perangkat Lunak Antiplagiasi? Simak Tahapan Berikut

Titania Isnaenin | 12 Juni 2025, 19:31 WIB
Bagaimana Cara Kerja Perangkat Lunak Antiplagiasi? Simak Tahapan Berikut

AKURAT.CO Perangkat lunak antiplagiasi adalah program komputer yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan mengidentifikasi adanya konten yang disalin, dijiplak, atau tidak orisinal dari sumber lain dalam sebuah tulisan atau dokumen.

Software ini sangat penting terutama dalam dunia akademik dan profesional untuk menjaga keaslian karya tulis dan menghindari pelanggaran hak cipta.

Lantas, bagaimana cara kerja perangkat lunak antiplagiasi? Simak tahapan berikut.

Mekanisme Dasar Cara Kerja Perangkat Lunak Antiplagiasi

Perangkat lunak antiplagiasi bekerja dengan membandingkan teks yang diunggah pengguna dengan database besar yang berisi miliaran sumber daring, seperti artikel ilmiah, situs web, karya akademik, dan berbagai publikasi lainnya.

Proses ini melibatkan langkah-langkah teknik yang canggih dan algoritma khusus untuk analisis teks yang akurat.

Tahapan Cara Kerja Perangkat Lunak Antiplagiasi

1. Input Teks Pengguna

Pengguna mengunggah dokumen atau menyalin teks ke dalam perangkat lunak antiplagiasi yang akan diperiksa.

2. Pemecahan Teks Menjadi Fragmen Kecil

Dokumen dipecah menjadi frasa atau kalimat kecil untuk memungkinkan perbandingan yang lebih detail dan presisi.

3. Pencarian dan Pencocokan dalam Database Besar

Setiap fragmen teks dibandingkan dengan database internal yang memuat tulisan dari berbagai sumber daring dan offline. Database ini mencakup jurnal, website, buku digital, dan dokumen lainnya.

4. Analisis dan Perhitungan Persentase Kemiripan

Software menghitung tingkat kemiripan antara teks yang diperiksa dengan sumber lain dan menampilkan persentase plagiarisme yang ditemukan.

5. Laporan Hasil Deteksi

Perangkat lunak menampilkan laporan yang merinci bagian mana saja dari teks yang memiliki kemiripan dengan sumber lain beserta tautan sumber asli.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.