Akurat Logo

SAI Cipedak Tampilkan Ratusan Karya Siswa dalam Pameran Literasi Li(gh)teration Day 2025

Oktaviani | 30 Mei 2025, 17:40 WIB
SAI Cipedak Tampilkan Ratusan Karya Siswa dalam Pameran Literasi Li(gh)teration Day 2025

AKURAT.CO Skor literasi membaca Indonesia yang tercatat hanya 369 poin dalam penilaian PISA 2022—menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 dari 80 negara—menjadi peringatan serius.

Masih rendahnya kemampuan literasi anak-anak menuntut pendekatan yang lebih kontekstual, menyenangkan, dan bermakna dalam pendidikan.

Menjawab tantangan tersebut, Sekolah Alam Indonesia Cipedak (SAI Cipedak) menyelenggarakan Li(gh)teration Day 2025, sebuah pameran literasi yang memadukan kreativitas, refleksi, dan kolaborasi dalam proses belajar.

Acara ini digelar pada Kamis, 29 Mei 2025, pukul 07.00–15.00 WIB, di Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Dengan mengusung tema “A Single Word Can Change the World, and Literacy Paves the Path,” Li(gh)teration Day menghadirkan ratusan karya siswa dari berbagai jenjang—mulai dari Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan (SL) hingga jenjang BLESS (setara SMA).

“Literasi adalah fondasi keterampilan berpikir,” ujar Endah Mawarti, Principal SAI Cipedak.

“Melalui Li(gh)teration Day, kami ingin memperlihatkan bagaimana pembelajaran berbasis proyek literasi mampu menumbuhkan thinking skills, yang merupakan salah satu dari tiga pilar utama kurikulum kami bersama akhlak dan kepemimpinan.”

Acara ini terbagi ke dalam dua elemen utama: booth pameran dan panggung pertunjukan.

Baca Juga: Dukung Kemerdekaan Palestina, Prabowo-Macron Tuai Apresiasi dari MPR RI

Di area booth, pengunjung disambut dengan karya-karya siswa yang beragam—mulai dari buku cerita, jurnal outing, busy book, giant book, lirik lagu, board game edukatif, hingga karya ilmiah lengkap dengan poster.

Uniknya, seluruh karya dipresentasikan langsung oleh para siswa, menjadikan mereka aktor utama dalam proses pembelajaran.

Sementara itu, di panggung utama, setiap kelas menampilkan pertunjukan yang merupakan hasil dari proses literasi mereka.

Mulai dari drama, pembacaan puisi, hingga lagu-lagu tematik—semua menunjukkan bagaimana literasi dapat dihidupkan dalam bentuk ekspresi seni yang komunikatif.

Lebih dari sekadar perayaan, Li(gh)teration Day merupakan bentuk nyata dari komitmen SAI Cipedak untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini.

Menurut Endah, literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan keterampilan berpikir kritis dan menyampaikan gagasan secara bermakna.

“Kondisi literasi Indonesia yang masih menantang menuntut pendekatan yang lebih hidup dan nyata dalam membangun kecintaan terhadap literasi,” tegas Endah.

“Melalui proyek-proyek ini, siswa belajar untuk menjadi pembelajar sejati—yang berpikir, berkarya, dan berbagi.”

Acara ini terbuka untuk umum dan dipadati lebih dari seribu pengunjung, termasuk siswa, fasilitator, orang tua, serta alumni.

Baca Juga: VIRAL Kronologi Siswa SD Kelas 2 di Riau Meninggal Dunia, Diduga Korban Bullying Kakak Kelasnya!

Sebagai penguat konteks, hadir pula Gita Romadhona, praktisi literasi yang telah berkiprah sejak 2008 sebagai penulis dan editor di Gagas Media, dan kini menjabat sebagai Editor in Chief di Penerbit SigiKata sejak 2020.

Li(gh)teration Day 2025 menjadi bukti bahwa membangun kecintaan terhadap literasi bisa dilakukan dengan pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan penuh makna—dimulai dari ruang-ruang belajar yang memberdayakan suara anak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.