SIM yang Digunakan untuk Pengendara Motor 500 cc adalah

AKURAT.CO SIM yang Digunakan untuk Pengendara Motor 500 cc adalah apa saja?
Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan dokumen resmi yang wajib dimiliki oleh setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia.
Untuk sepeda motor, SIM dibagi menjadi beberapa golongan berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.
Dengan adanya penggolongan ini, pemerintah berupaya meningkatkan keselamatan berkendara dengan memastikan pengendara memiliki kompetensi sesuai jenis kendaraannya.
Artikel ini menjelaskan jenis SIM yang digunakan untuk pengendara motor dengan kapasitas 500 cc berdasarkan peraturan terbaru.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Juga Gratiskan Pembuatan SIM untuk ASN dan Jurnalis Perempuan di Hari Kartini
Penggolongan SIM untuk Sepeda Motor Berdasarkan Kapasitas Mesin
Menurut Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM, SIM untuk sepeda motor dibagi menjadi tiga golongan utama:
-
SIM C: Untuk pengendara motor dengan kapasitas mesin sampai dengan 250 cc.
-
SIM C1: Untuk pengendara motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc sampai dengan 500 cc atau kendaraan sejenis yang menggunakan daya listrik.
-
SIM C2: Untuk pengendara motor dengan kapasitas mesin di atas 500 cc, yang biasanya digunakan untuk motor besar (big bike atau moge).
SIM untuk Pengendara Motor 500 cc
Pengendara motor dengan kapasitas mesin 500 cc wajib memiliki SIM C1.
SIM C1 ini merupakan level lanjutan dari SIM C biasa dan diperuntukkan bagi pengendara motor kelas menengah ke atas yang membutuhkan keterampilan lebih dalam mengendarai kendaraan dengan performa lebih tinggi.
Baca Juga: Pengumuman Kelulusan PPPK 2024 Tahap 2 Diundur, Ini Jadwal Terbarunya
Persyaratan Mendapatkan SIM C1
Beberapa persyaratan utama untuk memperoleh SIM C1 adalah:
-
Sudah memiliki SIM C biasa minimal selama 1 tahun.
-
Berusia minimal 18 tahun.
-
Lulus ujian teori dan praktik yang sesuai dengan standar pengemudi motor berkapasitas 250-500 cc.
SIM C2 untuk Motor di Atas 500 cc
Untuk motor dengan kapasitas mesin di atas 500 cc, pengendara harus memiliki SIM C2.
SIM ini merupakan level tertinggi untuk pengendara sepeda motor dan dirancang untuk memastikan pengendara memiliki kompetensi khusus dalam mengoperasikan motor besar yang membutuhkan keterampilan tinggi.
Tujuan Penggolongan SIM
Penggolongan SIM ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan berkendara dengan memastikan pengendara memiliki kemampuan dan pengetahuan yang sesuai dengan jenis dan kapasitas kendaraan yang dikendarai.
Hal ini juga membantu mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan oleh kurangnya keterampilan pengendara.
Rangkuman
Pengendara motor dengan kapasitas mesin 500 cc wajib memiliki SIM C1 sesuai Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021.
SIM C1 merupakan SIM khusus bagi pengendara motor kelas menengah dengan kapasitas 250-500 cc, dan persyaratan pembuatannya meliputi usia minimal 18 tahun serta sudah memiliki SIM C biasa minimal satu tahun.
Untuk motor dengan kapasitas di atas 500 cc, pengendara harus memiliki SIM C2.
Dengan penggolongan SIM ini, pemerintah berupaya meningkatkan keselamatan dan keterampilan pengendara motor di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





