Menag Tekankan Kesejahteraan Santri dan Pendidikan Berinovasi

AKURAT.CO Kesejahteraan para santri penting diperhatikan, sebagai salah satu komitmen Kementerian Agama dalam memajukan pendidikan pesantren.
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menjelaskan, selain kesejahteraan santri, inovasi dalam sistem pendidikan serta penguatan peran pesantren dalam moderasi beragama juga tidak kalah penting.
"Salah satu wasiat orang tua, jangan batasi makanan santri. Saya tidak mau mereka merasakan keterbatasan seperti apa yang pernah dirasakan oleh anak-anak saya," katanya, Rabu (9/4/2025).
Menag berkomitmen mendorong agar pesantren dapat terus berinovasi dalam sistem pendidikan.
Baca Juga: Dukung Pendidikan Pesantren, Pramono Lepas 1.024 Santri ke Pondok Modern Gontor
Serta peran strategis pesantren dalam menjaga nilai-nilai ke-Indonesia-an dan mengawal moderasi beragama.
Pondok Pesantren Al Ikhlas yang didirikannya menjadi contoh konkret dengan mengadopsi sistem dan metode internasional, termasuk pemanfaatan teknologi informasi (IT) dalam proses pembelajaran.
Langkah ini dipandang penting untuk membekali santri dengan keterampilan yang relevan terhadap perkembangan global.
Sehingga mereka mampu bersaing dan berkontribusi di kancah internasional.
Baca Juga: PIK2 Salurkan 1.000 Paket Beras untuk Dukung Kesejahteraan Santri dan Warga Sekitar Ponpes Al-Wahdah
Karena itu, pesantren harus memiliki tekad kuat sebagai benteng yang kokoh dalam mempertahankan tradisi luhur bangsa dan menanamkan pemahaman agama yang inklusif serta penuh toleransi.
"Pesantren harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai moderasi beragama di Indonesia. Kita tidak ingin ada pemahaman agama yang sempit dan eksklusif. Santri harus menjadi agen perdamaian dan persatuan," jelas Menag.
Ia pun menegaskan bahwa Kemenag berkomitmen memberdayakan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang komprehensif.
Tidak hanya ilmu agama, melainkan juga pengembangan karakter, keterampilan dan wawasan global santri.
Baca Juga: Menteri Agama: Tidak Ada Perbedaan Makan Bergizi Gratis bagi Santri
"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Agar para santri dan pesantren di Indonesia mampu menjadi motor penggerak kemajuan bangsa dan penjaga harmoni umat beragama," demikian Menag.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






