Akurat

Apa yang Dimaksud dengan Memuliakan Ilmu? Jelaskan Bagaimana Cara Kita Memuliakan Ilmu dalam Kehidupan Sehari-hari?

Sultan Tanjung | 6 Maret 2025, 11:45 WIB
Apa yang Dimaksud dengan Memuliakan Ilmu? Jelaskan Bagaimana Cara Kita Memuliakan Ilmu dalam Kehidupan Sehari-hari?

AKURAT.CO Apa yang Dimaksud dengan Memuliakan Ilmu? Jelaskan Bagaimana Cara Kita Memuliakan Ilmu dalam Kehidupan Sehari-hari?

Ilmu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam kehidupan manusia.

Dalam berbagai tradisi dan agama, ilmu dipandang sebagai cahaya yang membimbing manusia menuju kebenaran dan kebijaksanaan.

Dalam Islam, ilmu menjadi salah satu keistimewaan yang memuliakan manusia dibandingkan makhluk lainnya.

Namun, ilmu tidak hanya untuk dikumpulkan, tetapi juga harus dimuliakan agar membawa manfaat dan keberkahan.

Baca Juga: Mengenal Guru Spiritual dalam Kajian Ilmu Tasawuf

Makna Memuliakan Ilmu

Memuliakan ilmu berarti memberikan penghormatan kepada ilmu itu sendiri, orang-orang yang menyebarkannya (guru atau ulama), serta proses pencarian ilmu.

Dalam kitab Ta’lim Muta’allim, Syekh Az-Zarnuji menegaskan bahwa seseorang tidak akan memperoleh ilmu yang bermanfaat tanpa sikap penghormatan terhadap ilmu dan ahli ilmu.

Hal ini mencakup adab dalam mencari ilmu, menghormati guru, serta menjaga niat yang tulus saat mempelajari sesuatu.

Rasulullah SAW juga bersabda, "Muliakanlah ulama, karena mereka adalah orang-orang mulia di sisi Allah." (HR Al-Baihaqi).

Ini menunjukkan bahwa memuliakan ilmu adalah bagian dari ibadah, karena ilmu sejatinya adalah anugerah dari Allah SWT untuk membimbing manusia ke jalan yang benar.

Baca Juga: Hasil Studi Ilmu Pendidikan Bersifat Apa Saja Menurut Para Ahli? Simak 5 Hal Berikut Ini

Cara Memuliakan Ilmu dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Menghormati Guru dan Ahli Ilmu

Guru adalah perantara utama dalam proses transfer ilmu.

Menghormati guru berarti menghargai pengorbanan mereka dalam mendidik dan membimbing. Contoh penghormatan kepada guru meliputi:

  • Tidak berbicara atau bertanya tanpa izin saat berada di hadapan guru.
  • Mendengarkan dengan penuh perhatian saat guru menjelaskan.
  • Memberikan salam dan menunjukkan sikap sopan santun kepada guru.

Sahabat Ali bin Abi Thalib RA pernah berkata, "Aku adalah hamba sahaya bagi orang yang mengajarku satu huruf."

Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya penghormatan kepada orang yang memberikan ilmu.

2. Menjaga Niat yang Tulus

Niat adalah fondasi utama dalam mencari ilmu. Niatkan pencarian ilmu semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah SWT dan memberikan manfaat kepada sesama.

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa berpindah tempat untuk belajar ilmu karena Allah, maka dosa-dosanya akan diampuni sebelum ia melangkah." (HR As-Syairazi).

3. Mengamalkan Ilmu

Ilmu tidak akan bermanfaat jika hanya disimpan tanpa diamalkan.

Salah satu bentuk memuliakan ilmu adalah dengan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk kebaikan diri sendiri dan masyarakat.

4. Membagikan Ilmu kepada Orang Lain

Membagikan ilmu adalah cara lain untuk memuliakannya.

Rasulullah SAW bersabda, "Ilmu yang bermanfaat adalah salah satu amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia."

Dengan berbagi pengetahuan, kita turut menjaga keberlanjutan manfaat dari ilmu tersebut.

5. Menjaga Buku dan Sumber Ilmu

Buku adalah salah satu media utama dalam menyimpan dan menyebarkan ilmu.

Memuliakan buku berarti merawatnya dengan baik dan tidak memperlakukannya secara sembarangan.

6. Berdoa untuk Keberkahan Ilmu

Keberkahan ilmu sangat penting agar apa yang dipelajari membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.

Doa seperti "Allahumma inni as’aluka ilman nafi’an" (Ya Allah, berikanlah aku ilmu yang bermanfaat) dapat menjadi bagian dari usaha memuliakan ilmu.

Keutamaan Memuliakan Ilmu

Memuliakan ilmu membawa banyak keutamaan, antara lain:

  • Derajat Tinggi di Sisi Allah – Dalam QS Ali Imran: 18 disebutkan bahwa orang berilmu disandingkan dengan malaikat dalam persaksian mereka terhadap keesaan Allah.
  • Menjadi Pewaris Para Nabi – Rasulullah SAW bersabda, "Para ulama adalah pewaris para nabi." Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang berilmu memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga ajaran kebenaran.
  • Keberkahan Hidup – Ilmu yang dimuliakan akan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari melalui amal perbuatan yang baik.

Memuliakan ilmu bukan hanya soal menghormati pengetahuan itu sendiri tetapi juga menghargai proses pencarian dan orang-orang yang menyebarkannya.

Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini dapat dilakukan dengan menghormati guru, menjaga niat tulus dalam belajar, mengamalkan serta membagikan pengetahuan kepada orang lain, dan merawat sumber-sumber ilmu seperti buku.

Dengan memuliakan ilmu, kita tidak hanya memperoleh manfaat duniawi tetapi juga keberkahan ukhrawi.

Sebagai bangsa yang kaya akan tradisi pendidikan dan kebijaksanaan lokal, sudah sepatutnya kita menjadikan sikap memuliakan ilmu sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.