Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 121: Perkembangan Ekonomi Digital

AKURAT.CO Kunci jawaban IPS kelas 9 halaman 121 Kurikulum Merdeka memberikan panduan penting bagi siswa dalam menjawab soal pilihan ganda yang membahas topik perkembangan ekonomi digital.
Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat langsung memeriksa hasil kerja mereka, mengetahui mana yang benar atau salah, serta memperbaiki kesalahan untuk pemahaman yang lebih baik.
Soal-soal yang tersedia dirancang dalam bentuk pilihan ganda, lengkap dengan distraktor atau opsi pengecoh yang menuntut kemampuan berpikir kritis.
Oleh karena itu, pemahaman menyeluruh terhadap materi sangat penting agar siswa dapat membedakan antara jawaban yang sekilas terlihat benar namun sebenarnya keliru.
Dalam buku Seri Pendalaman Soal IPS kelas 7, 8, dan 9 oleh Tim Tentor Eduka (2020), dijelaskan bahwa ekonomi digital merupakan salah satu materi penting yang diajarkan di kelas 9.
Di era digital ini, banyak sektor pekerjaan dan usaha yang mengalami transformasi melalui pemanfaatan teknologi.
Dengan mempelajari topik ini, siswa akan memiliki bekal pengetahuan yang relevan, seperti e-commerce, pemasaran digital, hingga teknologi keuangan, yang semuanya sangat dibutuhkan di dunia kerja masa kini dan masa depan.
Berikut ini adalah pembahasan soal dan kunci jawaban IPS kelas 9 halaman 121 Kurikulum Merdeka mengenai perkembangan ekonomi digital.
Baca Juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 84 Terbaru: Tema 2 Kemajemukan Masyarakat Indonesia
Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 121 Kurikulum Merdeka
1. Menurut wacana tersebut, rendahnya akses keuangan digital di Indonesia bisa ditingkatkan dengan cara?
Jawaban: a. Mengembangkan teknologi finansial.
Perhatikan kalimat di awal paragraf ketiga berikut:
“Namun, ia menyoroti masih ada sejumlah risiko dalam sektor keuangan digital. Beberapa di antaranya seperti misinformasi, kesalahan pada transaksi, serta penyalahgunaan data pribadi.”
2. Solusi yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebagai pengguna keuangan digital untuk mengantisipasi hal tersebut adalah?
Jawaban: b. Mengasah kemampuan literasi finansial.
3. Pernyataan yang tidak sesuai dengan grafik yang ditampilkan dalam wacana tersebut adalah?
Jawaban: d. 3 tertinggi layanan perbankan digital adalah beberapa uang elektronik yang diterbitkan oleh bank.
Perhatikan beberapa hal berikut:
1) Belum optimalnya perkembangan fintech di Indonesia.
2) Jumlah populasi yang sangat banyak.
3) Tingkat literasi keuangan yang masih rendah.
4) Adanya sejumlah risiko dalam sektor keuangan digital.
4. Penyebab dari rendahnya tingat persentase pengguna layanan keuangan di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara adalah?
Baca Juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 67: Soal Tentang Kedudukan Iman dan Pembahasan Lengkap!
Jawaban: a. 1, 2, dan 3
5. Apa contoh tindakan yang bisa kita lakukan dalam keseharian untuk ikut meningkatkan literasi finansial di Indonesia?
Jawaban: c. Mencoba mengatur dan mengoptimalkan uang jajan dari orangtua.
*Disclaimer:
Kunci jawaban dalam artikel ini hanya digunakan sebagai bahan rujukan ketika mengerjakan soal.
Siswa tetap diharapkan mengerjakan soal ini secara mandiri terlebih dahulu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









