Akurat

Mengenal Penyebab Fenomena Cuaca Ekstrem, Apa Dampaknya?

Leo Farhan | 25 Maret 2025, 21:32 WIB
Mengenal Penyebab Fenomena Cuaca Ekstrem, Apa Dampaknya?

AKURAT.CO Dalam beberapa tahun terakhir, kejadian cuaca ekstrem semakin sering terjadi akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Cuaca ekstrem adalah kondisi atmosfer yang berlangsung dalam intensitas tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada lingkungan serta kehidupan manusia.

Fenomena ini mencakup badai, banjir, kekeringan, gelombang panas, tornado, dan hujan es. Berikut penyebab dan dampak dari cuaca ekstrem :

Penyebab Cuaca Ekstrem

- Perubahan Iklim Global

Pemanasan global yang disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca (seperti CO₂ dan metana) menyebabkan perubahan pola cuaca yang lebih ekstrem. Misalnya, peningkatan suhu global mempercepat penguapan air, yang dapat memicu badai dan kekeringan.

- Pemanasan Lautan

Lautan yang lebih hangat meningkatkan kelembapan di atmosfer, yang dapat memperparah badai tropis dan hujan deras. Hal ini sering dikaitkan dengan fenomena El Niño dan La Niña.

- Deforestasi dan Urbanisasi

Penebangan hutan mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air hujan, sehingga meningkatkan risiko banjir. Sementara itu, urbanisasi menyebabkan efek pulau panas perkotaan, yang dapat memperparah gelombang panas.

- Aktivitas Vulkanik dan Tektonik

Letusan gunung berapi dapat mempengaruhi atmosfer dengan menyebarkan partikel yang mengubah pola cuaca. Sementara itu, gempa bumi di dasar laut bisa memicu tsunami yang menghancurkan wilayah pesisir.

Dampak Cuaca Ekstrem

- Kerusakan Ekosistem: Badai dan banjir dapat menghancurkan habitat alami, mengganggu keseimbangan ekosistem.

- Kekeringan Berkepanjangan: Berkurangnya curah hujan menyebabkan penurunan sumber daya air dan degradasi tanah.

- Peningkatan Kebakaran Hutan: Cuaca panas dan kering meningkatkan risiko kebakaran hutan yang merusak flora dan fauna.

- Kerugian Ekonomi: Infrastruktur yang rusak akibat badai atau banjir membutuhkan biaya besar untuk perbaikan.

- Ancaman terhadap Kesehatan: Gelombang panas dapat menyebabkan dehidrasi dan serangan panas, sementara banjir meningkatkan risiko penyakit akibat air tercemar.

- Migrasi Paksa: Penduduk daerah yang sering mengalami bencana mungkin harus pindah ke tempat yang lebih aman, menyebabkan krisis pengungsi iklim.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.