7 Tips Ampuh Agar Bayi Tidur Nyenyak di Malam Hari
Eko Krisyanto | 24 Oktober 2025, 17:55 WIB

AKURAT.CO Membuat bayi tidur nyenyak di malam hari sering kali menjadi tantangan bagi banyak orang tua, terutama di bulan-bulan pertama kelahiran.
Rasa lelah dan jam tidur yang tidak menentu dapat membuat para orang tua kehabisan tenaga.
Penting untuk memahami bagaimana cara membantu bayi tidur lebih baik. Untuk kenyamanan bayi dan keseimbangan seluruh keluarga.
Tidur yang cukup berperan penting dalam tumbuh kembang bayi, mulai dari fungsi otak, sistem imun, hingga kestabilan emosinya.
Dilansir dari Cribs for Kids, dikatakan bahwa “having a solid plan and sticking to it is always your best bet” dalam membantu bayi tidur lebih baik.
Bayi membutuhkan lingkungan yang aman, tenang, serta rutinitas tidur yang konsisten agar dapat terlelap dengan nyenyak setiap malam.
Proses ini bergantung pada faktor lingkungan serta peran aktif orang tua dalam membentuk kebiasaan tidur yang sehat.
Dengan memahami faktor-faktor pendukung tidur bayi, orang tua dapat menciptakan kondisi ideal yang membuat bayi merasa aman dan nyaman saat waktu tidur tiba.
7 Tips ampuh yang bisa diterapkan agar bayi tidur nyenyak di malam hari
1. Terapkan “5S” – Swaddle, Side/Stomach, Shush, Swing, Suck
Metode ini dikembangkan oleh Dr. Harvey Karp dan terbukti efektif menenangkan bayi sebelum tidur.
Dengan membungkus bayi menggunakan selimut khusus (swaddle), menidurkan sejenak di posisi samping atau perut untuk meredakan tangisan, memberikan suara “shush,” mengayunkan perlahan (swing), dan menggunakan dot (suck), bayi akan merasa seperti kembali ke kondisi dalam rahim yang menenangkan. Saat bayi sudah mulai bisa berguling, hentikan penggunaan swaddle demi keselamatan.
2. Ajak Bayi Keluar dan Ekspos Cahaya Alami
Paparan cahaya alami setiap hari membantu mengatur ritme sirkadian bayi.
Cahaya matahari memicu produksi hormon melatonin yang berperan penting dalam siklus tidur.
Orang tua dapat membawa bayi berjalan-jalan di pagi atau sore hari agar tubuhnya mengenali perbedaan antara siang dan malam. Di Indonesia yang beriklim tropis ini, pastikan bayi terlindungi dari sinar matahari langsung.
3. Jaga Suhu dan Lingkungan Tidur Bayi
Lingkungan tidur yang nyaman sangat berpengaruh pada kualitas tidur bayi. Suhu ideal kamar bayi berkisar antara 20-22°C dengan sirkulasi udara yang baik.
Hindari penggunaan selimut tebal dan pastikan pakaian tidur bayi sesuai dengan kondisi cuaca. Di daerah panas, para orang tua bisa menggunakan kipas angin atau AC dengan suhu stabil agar bayi tidak mudah gerah dan tetap merasa nyaman sepanjang malam.
4. Bangun Rutinitas Tidur yang Konsisten
Konsistensi adalah kunci dalam membentuk kebiasaan tidur bayi. Rutinitas sebelum tidur seperti mandi air hangat, pijat ringan, membaca cerita, atau menyanyikan lagu lembut dapat menjadi sinyal bagi bayi bahwa waktu tidur telah tiba. Melakukan kegiatan yang sama setiap malam membantu bayi mengenali pola waktu istirahat.
Orang tua juga perlu memastikan bahwa seluruh pengasuh atau anggota keluarga mengikuti rutinitas yang sama agar bayi tidak bingung.
5. Ajarkan Bayi Tidur Saat Masih Terjaga
Kebiasaan menidurkan bayi hingga benar-benar tertidur di pelukan sering membuat bayi sulit tidur mandiri. Sebaiknya letakkan bayi di tempat tidurnya saat dia mulai mengantuk namun belum sepenuhnya tertidur. Cara ini membantu bayi belajar menenangkan diri dan tertidur tanpa bantuan. Ketika bayi terbangun di malam hari, dia akan lebih mudah kembali tidur tanpa harus digendong atau disusui.
6. Mulai Tidur Lebih Awal dan Hindari Kelelahan Berlebih
Menetapkan waktu tidur yang terlalu malam dapat membuat bayi kelelahan dan sulit tertidur.
Waktu ideal untuk mulai tidur malam adalah sekitar pukul 18.30-19.00. Bayi yang cukup istirahat di malam hari akan lebih jarang terbangun dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.
Jika bayi tampak rewel atau lelah lebih cepat, pertimbangkan untuk memajukan waktu tidurnya agar tidak terlalu capek.
Baca Juga: Bunda, Berapa Lama Sebaiknya Bayi Tidur?
7. Orang Tua Harus Tenang dan Koordinasi dengan Tim Pengasuh
Ketenangan orang tua sangat memengaruhi emosi bayi. Saat orang tua tenang, bayi juga cenderung lebih mudah merasa aman dan rileks.
Bagi peran dengan pasangan atau anggota keluarga lain untuk menghindari kelelahan berlebih. Konsistensi dan komunikasi antar pengasuh penting agar pola tidur bayi tidak terganggu oleh perbedaan kebiasaan atau perlakuan.
Tidur malam yang nyenyak bagi bayi adalah hasil dari kombinasi antara lingkungan yang nyaman, rutinitas yang teratur, dan ketenangan orang tua.
Setiap bayi memiliki karakter berbeda, kesabaran dan ketelatenan para orang tua akan membawa hasil terbaik untuk kesehatan dan kebahagiaan keluarga.
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








