Akurat

Tips Agar Bayi Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Sehat dan Aman untuk Tumbuh Kembang

Naufal Lanten | 1 Oktober 2025, 15:37 WIB
Tips Agar Bayi Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Sehat dan Aman untuk Tumbuh Kembang

 

AKURAT.CO Banyak orang tua sering kali khawatir ketika membandingkan berat badan bayinya dengan anak lain. Padahal, setiap bayi memiliki fase pertumbuhan yang berbeda-beda. Hal penting yang perlu dipahami adalah pertambahan berat badan bayi tidak selalu sama, bahkan pada usia yang sebaya sekalipun.

Secara alami, bayi yang baru lahir akan kehilangan sebagian berat badannya dalam beberapa hari pertama. Namun, kondisi ini normal. Setelah memasuki usia dua minggu, biasanya berat badan akan kembali naik. Menjelang usia 12 bulan, bayi bahkan bisa mengalami kenaikan berat hingga tiga kali lipat dari berat lahirnya.

Meski begitu, tak sedikit orang tua yang bertanya-tanya: adakah cara atau tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu tanpa mengganggu kesehatan dan pertumbuhannya? Jawabannya: bisa, selama dilakukan dengan cara yang tepat, sesuai tahapan usia, dan tetap dikonsultasikan dengan dokter anak.


Memahami Pertumbuhan Berat Badan Bayi Sesuai Usia

Sebelum mencoba berbagai cara menaikkan berat badan, orang tua perlu memahami bagaimana pola pertumbuhan bayi yang normal:

0 – 3 bulan

Pada usia ini, bayi umumnya bertambah 140–200 gram per minggu dengan pertumbuhan panjang badan sekitar 1,5–2,5 cm per bulan. Bayi yang mendapat ASI sebaiknya menyusu setiap 2–3 jam, begitu juga dengan bayi yang diberi susu formula (1–2 ons setiap kali minum).

3 – 7 bulan

Pertambahan berat badan melambat, sekitar 110 gram per minggu. Di usia 5 bulan, berat bayi biasanya sudah dua kali lipat dari berat lahir. Walaupun bayi mungkin mulai menunjukkan minat pada makanan padat, sebaiknya tunggu sampai usia 6 bulan untuk benar-benar mengenalkan MPASI.

7 – 12 bulan

Rata-rata pertambahan berat badan sekitar 85–140 gram per minggu, atau sekitar 900 gram per bulan. Pada usia 1 tahun, berat badan bayi umumnya mencapai tiga kali lipat berat lahirnya.


Tips Agar Bayi Cepat Gemuk dalam 1 Minggu

Menaikkan berat badan bayi bukan berarti memberi makanan sebanyak-banyaknya, melainkan memastikan asupan gizinya lengkap. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Fokus pada ASI Eksklusif

ASI tetap menjadi sumber nutrisi terbaik, terutama pada enam bulan pertama. Berikan ASI eksklusif setiap 2–3 jam sekali. Kandungan protein, lemak sehat, dan antibodi dalam ASI membantu meningkatkan berat badan sekaligus daya tahan tubuh bayi.

2. Berikan MPASI Bernutrisi

Setelah bayi berusia 6 bulan, MPASI bisa mulai diberikan. Pastikan tekstur, rasa, dan warnanya bervariasi agar si kecil tidak bosan. Beberapa pilihan makanan yang bisa membantu bayi cepat gemuk antara lain:

  • Brokoli: kaya serat, kalsium, dan folat.

  • Pisang: sumber kalium dan karbohidrat.

  • Ubi: mengandung beta karoten, vitamin C, dan serat.

  • Alpukat: kaya lemak sehat mirip dengan kandungan lemak dalam ASI.

  • Wortel: sumber beta karoten untuk kesehatan mata.

  • Jeruk: kaya vitamin C yang mendukung pembentukan jaringan tubuh.

  • Telur: tinggi protein, kolin, dan omega-3.

  • Daging (ayam, sapi, ikan): sumber protein dan zat besi yang penting bagi tumbuh kembang.

3. Jadwal Makan Teratur

Bayi yang sudah mulai MPASI perlu jadwal makan yang konsisten. Misalnya, pagi dengan ASI, siang MPASI, sore camilan buah, dan malam ASI kembali. Rutinitas ini membantu bayi terbiasa dengan pola makan sehat dan teratur.

4. Pastikan Bayi Cukup Istirahat

Tidur yang cukup sangat memengaruhi pertumbuhan. Bayi umumnya butuh tidur 16–18 jam per hari pada bulan-bulan awal. Kurang tidur bisa membuat bayi rewel, sulit makan, dan akhirnya berat badan sulit naik.

5. Nutrisi untuk Ibu Menyusui

Kualitas ASI sangat dipengaruhi oleh asupan makanan ibu. Beberapa makanan yang bisa membantu produksi ASI agar kaya nutrisi, di antaranya:

  • Makanan berserat tinggi: oatmeal, sereal, yogurt, pisang.

  • Lemak sehat & omega-3: salmon, kacang-kacangan, biji chia.

  • Sayuran hijau: bayam dan brokoli yang kaya folat dan zat besi.

  • Buah kering: kurma, kismis, aprikot sebagai sumber energi alami.

  • Protein tinggi: telur, daging, tahu, tempe, serta produk olahan susu.


Merawat Bayi Agar Pertumbuhan Berat Badan Optimal

Selain makanan, pola asuh juga berperan penting. Hindari memaksa bayi makan ketika ia menolak, karena ini justru bisa mengganggu kebiasaan makannya. Biarkan bayi mengenali rasa lapar dan kenyang secara alami.

Di usia satu tahun, orang tua bisa mulai membiasakan bayi makan bersama keluarga. Selain melatih kemandirian, hal ini juga memperkuat ikatan emosional (bonding).

Jangan lupa untuk selalu memantau tumbuh kembang bayi menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS) agar lebih mudah mengetahui apakah berat badan si kecil sesuai dengan usianya.


Kesimpulan

Membuat bayi cepat gemuk dalam 1 minggu memang bisa dilakukan, tetapi kuncinya bukan pada seberapa banyak makanan yang diberikan, melainkan bagaimana nutrisi yang masuk benar-benar seimbang dan sesuai dengan usianya.

ASI eksklusif, MPASI bergizi, tidur cukup, serta pola makan ibu menyusui yang sehat adalah kombinasi terbaik untuk mendukung tumbuh kembang bayi. Namun, sebelum menerapkan tips ini, sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter anak agar pertumbuhan si kecil tetap aman dan optimal.

Kalau kamu ingin tahu lebih banyak seputar pola makan bayi dan tips parenting lainnya, jangan lupa untuk pantau terus artikel terbaru di sini ya.

Baca Juga: Tips Merawat Rambut Bayi agar Tumbuh Lebat dan Sehat

Baca Juga: Catat Batas Aman Gula dan Garam dalam MPASI Bayi, Panduan Penting untuk Orang Tua!

FAQ

1. Apakah bayi bisa gemuk dalam 1 minggu?
Ya, berat badan bayi bisa bertambah dalam 1 minggu, tetapi kenaikannya tetap menyesuaikan tahapan usia. Bayi baru lahir biasanya naik 140–200 gram per minggu. Untuk mempercepat kenaikan, orang tua perlu memastikan asupan ASI/MPASI bergizi, jadwal makan teratur, serta istirahat bayi cukup.

2. Apa makanan bayi agar cepat gemuk dan sehat?
Makanan bayi yang bisa membantu menaikkan berat badan antara lain alpukat, ubi, pisang, telur, brokoli, wortel, jeruk, serta daging ayam atau sapi yang dihaluskan. MPASI sebaiknya diberikan setelah bayi berusia 6 bulan.

3. Bagaimana cara membuat bayi gemuk tanpa susu formula?
Jika bayi masih di bawah 6 bulan, pemberian ASI eksklusif sudah cukup untuk mendukung pertumbuhan. Setelah 6 bulan, MPASI bernutrisi bisa ditambahkan untuk melengkapi kebutuhan gizi bayi tanpa harus bergantung pada susu formula.

4. Apakah ibu menyusui bisa memengaruhi berat badan bayi?
Tentu bisa. Kualitas ASI dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu. Mengonsumsi makanan tinggi protein, serat, lemak sehat, sayuran hijau, serta makanan kaya omega-3 seperti salmon dapat membuat ASI lebih bergizi sehingga bayi lebih cepat naik berat badannya.

5. Kenapa berat badan bayi sulit naik meski sudah diberi makan cukup?
Ada beberapa kemungkinan, seperti masalah pencernaan, alergi makanan, atau kebutuhan gizi yang belum tercukupi. Jika bayi tampak tidak mengalami kenaikan berat badan sesuai grafik KMS, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter anak untuk memastikan tumbuh kembangnya normal.

6. Apakah bayi boleh diberi MPASI sebelum 6 bulan agar cepat gemuk?
Tidak disarankan. Bayi baru boleh diberi MPASI setelah berusia 6 bulan, kecuali ada kondisi medis tertentu yang disarankan dokter. Memberikan makanan padat terlalu dini bisa berisiko pada pencernaan bayi.

7. Bagaimana cara agar bayi tidak rewel saat makan MPASI?
Pastikan tekstur makanan sesuai dengan usianya, variasikan rasa dan warna agar menarik, serta biasakan bayi makan bersama keluarga. Jangan memaksa ketika bayi menolak, karena hal ini bisa membuatnya trauma dan sulit makan di kemudian hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.