AKURAT.CO Tidur cukup sama pentingnya dengan asupan gizi dan stimulasi bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, orang tua perlu memahami pola tidur yang sehat agar balita dapat berkembang optimal.
Pakar kesehatan anak menekankan pentingnya konsistensi dalam membangun rutinitas tidur.
Jadwal yang teratur membuat anak merasa aman sekaligus membantu mereka memperoleh kualitas tidur yang mendukung kesehatan fisik, emosi, dan kemampuan belajar.
Namun, kesibukan orang tua kerap membuat rutinitas ini sulit dijaga.
Berikut dua langkah praktis yang disarankan agar kebiasaan tidur positif dapat dibentuk sejak dini:
1. Tetapkan Jadwal Tidur dan Bangun yang Konsisten
Balita usia 1–2 tahun idealnya tidur 11–14 jam per hari, termasuk 1–2 kali tidur siang. Jadwal tidur dan bangun sebaiknya sama setiap hari dengan toleransi maksimal 30 menit agar ritme sirkadian tetap terjaga.
Rutinitas seperti mandi air hangat, pijat ringan, membaca buku, atau berdoa sebelum tidur perlu dilakukan berurutan agar anak mengenali waktu istirahatnya. Konsistensi ini membantu anak menyesuaikan pola tubuhnya dengan lebih baik.
2. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman
Suhu ruangan disarankan berada di kisaran 18–22°C dengan pakaian tidur menyesuaikan kondisi.
Pencahayaan juga berperan penting; redupkan lampu menjelang malam dan paparkan anak pada sinar matahari di pagi hari.
Selain itu, pastikan suasana tenang karena balita mudah terbangun akibat suara bising, terutama saat berada pada tahap tidur ringan.
Musik lembut atau white noise dapat membantu menenangkan suasana dan menstabilkan ritme tidur.
Meski memerlukan kesabaran, kebiasaan tidur yang teratur dan lingkungan yang nyaman diyakini memberikan manfaat besar.
Anak yang memiliki pola tidur baik akan lebih sehat secara fisik dan emosional, sekaligus mendukung proses belajar dan perkembangan jangka panjang.
Dengan penerapan konsisten, orang tua dapat menanamkan kebiasaan baik ini sebagai investasi kesehatan anak di masa depan.
Dinda NS (Magang)