Akurat

Studi: Gejala ADHD Berkaitan dengan Emosi Ekstrem pada Anak

Annisa Fadhilah | 28 November 2024, 17:15 WIB
Studi: Gejala ADHD Berkaitan dengan Emosi Ekstrem pada Anak

AKURAT.CO Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala ADHD berhubungan signifikan dengan kecenderungan anak untuk memiliki respons emosional yang ekstrem dan perkembangan kemampuan mereka yang lebih lambat untuk mengatur emosi tersebut. 

Baca Juga: Gaya Parenting Berdampak pada Tingkat Keparahan ADHD Anak

Untuk penelitian ini, para peneliti menganalisis data sekitar 19.000 anak muda yang lahir antara tahun 2000 dan 2002 di Inggris.

“Keterampilan pengaturan emosi diperoleh sejak dini dan diperkirakan akan menguat secara bertahap selama masa kanak-kanak,” kata peneliti utama Aja Murray, Dosen Psikologi di University of Edinburgh di Inggris, dalam sebuah rilis berita. “Namun, anak-anak memperoleh keterampilan ini pada tingkat yang berbeda dan perolehan yang lebih lambat dapat menjadi penanda masalah perkembangan saraf dan kesehatan mental.”

Anak usia prasekolah yang rentan terhadap tantrum tampaknya memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas (ADHD) saat mereka mencapai usia sekolah.

Baca Juga: Awas! Tantrum Anak Jadi Gejala Awal Pengidap ADHD

Peneliti menemukan bahwa anak-anak kecil yang kesulitan mengendalikan emosi dan perilaku, memiliki lebih banyak gejala ADHD pada usia 7 tahun.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.