Akurat

Kenali Cara Anak Autis Berinteraksi Sosial

Annisa Fadhilah | 11 November 2024, 15:46 WIB
Kenali Cara Anak Autis Berinteraksi Sosial

 
 

AKURAT.CO Anak-anak dengan autisme juga memiliki perbedaan dalam cara mereka bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan mereka. Mereka mungkin:

- Tidak berinteraksi secara sosial atau mudah bergaul dengan orang lain.

- Tampak tidak tertarik atau tidak nyaman dengan interaksi sosial.

- Memiliki pola bermain yang berulang-ulang atau bermain dengan mainan dengan cara yang tidak biasa, seperti menumpuk mobil-mobilan.

- Terlibat dalam gerakan tubuh yang berulang-ulang, seperti mengepakkan tangan atau berputar-putar.

- Lebih peka terhadap cahaya, suara, dan tekstur.

- Sangat fokus pada minat tertentu.

- Bersikeras melakukan aktivitas yang sama berulang-ulang.

- Kesulitan dengan transisi atau perubahan rutinitas.

- Tidak ingin disentuh.

Baca Juga: Prestasi dan Profil Maxwell Clash Of Champions 2024, Jadi Sorotan Usai Tak Sengaja Disebut Shakira 'Autis' Saat Live Instagram

Beberapa orang autis mungkin cerdas dan berbicara dengan lancar (yang dulunya disebut “autisme dengan fungsi tinggi”), sementara beberapa mungkin tidak bisa berbicara, menunjukkan ciri-ciri perilaku tambahan, atau memiliki disabilitas lainnya.

Baca Juga: Miliarder Ini Buktikan Anak Petani yang Autis Bisa Jadi Miliarder!

Gangguan spektrum autisme adalah disabilitas perkembangan saraf yang memengaruhi cara orang berkomunikasi, belajar, dan berinteraksi dengan dunia. Spektrum mengacu pada berbagai gejala dan tingkat keparahan.

“Orang autis adalah kelompok yang beragam dengan berbagai kebutuhan,” kata Dokter. Doreen Samelson, seorang peneliti autisme dan kepala petugas klinis di Catalight Research Institute di California. “Orang dengan autisme berat mungkin memerlukan perawatan terus-menerus, sementara yang lain dengan bentuk autisme yang halus menjalani kehidupan yang sangat mandiri.”

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.