Anak Usia 1 Tahun Udah Dikasih HP Bakal Kena Masalah Sensorik

AKURAT.CO Peneliti menemukan bahwa anak berusia 1 tahun yang diperbolehkan bermain gawai memiliki kemungkinan 105% lebih tinggi mengalami masalah pemrosesan sensorik pada usia 33 bulan.
Anak-anak ini lebih cenderung menunjukkan perilaku yang mengkhawatirkan seperti tidak terlibat atau tidak menunjukkan minat terhadap aktivitas, merespons rangsangan dengan lambat, mencari rangsangan lingkungan yang lebih intens, atau merasa kewalahan oleh sensasi seperti suara keras atau cahaya terang.
Baca Juga: Lonjakan Screen Time iPhone Sejak Wabah Covid-19
Para peneliti juga menemukan bahwa jumlah waktu yang diizinkan untuk menonton layar bagi bayi terhadap usia mereka secara langsung memengaruhi perkembangan mereka.
Setiap jam waktu menonton layar setiap hari meningkatkan kemungkinan anak untuk menunjukkan masalah sensorik sebesar 23% pada usia 18 bulan tetapi turun menjadi 20% pada usia 24 bulan.
Para ahli menyimpulkan bahwa anak-anak yang berusia di bawah 3 tahun tidak boleh diizinkan menonton layar, dan anak-anak berusia 3 hingga 5 tahun hanya boleh diberi waktu menonton layar selama satu jam sehari.
Baca Juga: Ini 6 Aktivitas Menarik agar Anak Tak Kecanduan Gawai
Namun, anak-anak berusia 2 tahun ke bawah rata-rata menghabiskan waktu menonton layar selama 3 jam 3 menit sehari pada tahun 2014, menurut penelitian yang dipublikasikan di JAMA Pediatrics.
Tim tersebut menganalisis data tentang kebiasaan menonton televisi dan film dari 1.471 anak di bawah usia 2 tahun, sebagaimana dilaporkan oleh orang tua mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







