Biarkan Dering Ponsel Menyala Sebabkan Gangguan Tidur Pada Anak

AKURAT.CO Membiarkan dering ponsel menyala dikaitkan dengan risiko gangguan tidur 25% lebih tinggi di antara anak-anak praremaja berusia 11 dan 12 tahun, menurut sebuah laporan baru yang diterbitkan pada 22 Juli di Journal of Adolescent Health.
Baca Juga: Karena Hal Ini, Natasha Rizky - Desta Tega Larang Anak Tidur Sekamar
Terlebih lagi, 16% dari anak-anak praremaja mengatakan bahwa dalam seminggu terakhir mereka terbangun oleh panggilan telepon, pesan teks, atau email yang masuk saat mereka tidur.
Mematikan smartphone merupakan langkah penting untuk memastikan anak-anak praremaja mendapatkan tidur yang mereka butuhkan, menurut sebuah studi baru-baru ini.
Baca Juga: Matikan Lampu Agar Anak Tidur Nyenyak
Bahkan mengubah notifikasi menjadi senyap atau bergetar masih dikaitkan dengan kurangnya waktu tidur daripada mematikan ponsel sepenuhnya, menurut temuan para peneliti.
"Penelitian kami menemukan bahwa membiarkan notifikasi tetap aktif, bahkan dalam mode senyap, menyebabkan kurang tidur dibandingkan dengan mematikan ponsel sepenuhnya atau menaruhnya di luar kamar tidur," kata peneliti utama Dokter Jason Nagata, seorang profesor madya pediatri di University of California, San Francisco.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








