Ajarkan Anak Berinteraksi dengan Penderita Autisme

AKURAT.CO Anak-anak dalam sebuah lingkungan mereka bisa saja bertemu dengan anak lainnya yang didiagnosis dengan gangguan spektrum autisme, baik mereka menyadarinya atau tidak.
Diperkirakan 95% anak-anak penyandang disabilitas bersekolah di sekolah reguler, kata para ahli.
“Mengingat tingkat diagnosis autisme dan kemampuan kita untuk mengidentifikasinya, sebagian besar anak-anak akan bertemu dengan anak autis selama masa sekolah mereka,” kata Dokter Taryn Liu, ahli saraf pediatrik di Rumah Sakit Anak Los Angeles, dalam sebuah berita. melepaskan.
Baca Juga: Jangan Emosi! Ini 6 Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak Autis
Oleh karena itu, orang tua harus siap membantu anak mereka berhubungan dengan anak autis, yang seringkali menunjukkan berbagai perbedaan yang mungkin membuat putra atau putrinya merasa tidak nyaman dan bingung.
“Terkadang perbedaan tersebut terlihat jelas, dan terkadang tidak,” kata Liu. “Tetapi ketika anak-anak non-autis berteman dengan seseorang yang mengidap autisme, hal ini dapat membantu mereka memahami bahwa kita semua memiliki cara hidup yang berbeda-beda. Orang tua dapat membantu mereka mengatasi perbedaan tersebut dan membina hubungan yang bermakna.”
Baca Juga: VIDEO: Asisten Wasit Minta Tanda Tangan Haaland untuk Amal ke Yayasan Autis
Orang tua bisa mulai dengan menjelaskan autisme kepada anak-anak mereka, kata Liu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








