Bagaimana Cara Menjadi Kontributor Perangkat Ajar di PMM atau Platform Merdeka Mengajar Sebagai Guru?
Sultan Tanjung | 17 Maret 2024, 16:40 WIB

AKURAT.CO Sebagai pendidik yang ingin berkontribusi dalam memperbanyak konten perangkat ajar di Platform Merdeka Mengajar (PMM), berikut adalah langkah-langkahnya:
-
Daftar di Ruang Kolaborasi:
- Daftarkan diri Anda di Ruang Kolaborasi PMM.
- Lakukan proses verifikasi yang diperlukan.
Ikuti Pelatihan Daring:
- Wajib mengikuti pelatihan yang tersedia di PMM.
- Pelatihan ini akan membantu Anda memahami prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dan cara menyusun perangkat ajar.
Pilih Jenis Perangkat Ajar yang Ingin Dibuat:
- Anda dapat berkontribusi dengan membuat:
- Modul Ajar/RPP+: Untuk perencanaan pembelajaran.
- Bahan Ajar: Materi pembelajaran yang menarik dan relevan.
- Modul Projek: Untuk penguatan profil pelajar Pancasila.
Pelajari Topik yang Sesuai:
- Pelajari topik Kurikulum Merdeka hingga Aksi Nyata di Pelatihan Mandiri.
- Pilih topik yang sesuai dengan jenis perangkat ajar dan jenjang yang ingin Anda buat.
Mulai Membuat Perangkat Ajar:
- Setelah menyelesaikan pelatihan, Anda dapat mulai menyusun perangkat ajar di Ruang Kolaborasi.
- Pastikan perangkat ajar yang Anda buat berbasis Kurikulum Merdeka.
Manfaat Kontributor Perangkat Ajar:
- Dukung lebih banyak siswa mendapatkan pembelajaran bermakna.
- Perangkat ajar yang Anda buat akan dilihat oleh rekan pendidik se-Indonesia.
- Perangkat ajar Anda akan mendapatkan label “Lulus Kurasi Kemdikbudristek”.
Dengan berkontribusi di PMM, Anda tidak hanya membantu siswa mendapatkan pembelajaran yang lebih baik, tetapi juga memperkaya portofolio karya Anda sebagai pendidik.
Mari bersama-sama menciptakan pembelajaran yang relevan dan bermakna!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini




