Akurat

4 Hal Yang Harus Dilakukan Orangtua Untuk Mencegah Anak Menjadi Korban Bullying

Ramadhan LQ | 14 November 2023, 21:55 WIB
4 Hal Yang Harus Dilakukan Orangtua Untuk Mencegah Anak Menjadi Korban Bullying

AKURAT.CO - Ketika menjadi orangtua pasti selalu mengharapkan yang terbaik bagi sang anak.

Namun hal tersebut tidak selalu terjadi karena keterbatasan orangtua memperhatikan anaknya. 

Terlebih saat anak berada di sekolah atau jauh dari pandangan orangtua, anak bisa mendapatkan perlakuan bullying dari teman sekolahnya atau bahkan anak kamu yang bisa menjadi pelaku bullying. 

Sebagai orangtua pasti tidak menginginkan anak menjadi korban dan pelaku bullying.

Orangtua tidak bisa selalu menghadapi kesulitan anaknya, namun orangtua bisa membantu sang anak dengan beberapa cara berikut ini.

Baca Juga: Wamenkominfo Sebut Transformasi Digital Butuh Suplai Energi

  1. Gunakan style authoritative parenting 

Dalam gaya parenting ini, orangtua juga harus mencontohkan dan memberikan dukungan yang penuh agar anak melakukan apa yang diharapkan orangtua. 

Anak-anak yang dibesarkan dengan pola asuh otoritatif (dibandingkan dengan gaya pengasuhan lainnya) memiliki hasil terbaik—dengan kesehatan mental yang lebih baik, keterampilan menjalin hubungan yang lebih kuat, dan prestasi yang lebih tinggi. 

Sebaliknya, anak-anak yang mengalami praktik pengasuhan yang keras akan mengalami kondisi yang lebih buruk, dan mereka lebih cenderung menjadi pelaku intimidasi atau menjadi sasaran intimidasi.

Baca Juga: Survei Persepsi KIC Soal Partai Politik Cerminan Gen Z: PSI Wakili Anak Muda, Gerindra Terbaik Di Parlemen

  1. Menjaga suasana lingkungan keluarga yang positif

Dalam menjalin hubungan, perlu adanya kerjasama untuk menciptakan lingkungan keluarga yang ramah dan positif.

Orangtua bisa memberikan contoh hubungan yang positif agar anak-anak mengikutinya. 

Setiap orang dalam keluarga bisa mengekspresikan hak pilihan yang sehat melalui negosiasi dan penyelesaian masalah yang rasional dan sesuai usia misalnya, memberikan pilihan terbatas kepada anak-anak saat usia dini, namun membantu remaja memikirkan konsekuensi yang mungkin timbul dari tindakan mereka sebelumnya. 

  1. Ajarkan anak cara mengelola emosi 

Sebuah penelitian menunjukan bahwa anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang mampu mengatur emosi dapat memiliki kecerdasan mengelola emosi yang baik.

Sehingga sang anak bisa berteman lebih baik dan lebih bijak. 

Mendorong anak dalam mengelola emosinya bisa membuat sang anak memiliki sahabat atau teman yang suportif.

Hal ini menjadi tabungan bagi sang anak untuk menjalin hubungan yang baik dengan temannya. 

Baca Juga: Sejarah Perang Dunia 2, Ternyata Ini Pemicunya!

  1. Upayakan anak menjalin hubungan baik dengan orang yang lebih tua 

Anak bisa dikenalkan oleh orangtua untuk menjalin hubungan baik dengan orang lebih tua. Seperti menyapa satpam sekolah, guru, dan orangtua dari teman-temannya. 

Melalui hal ini anak bisa lebih mudah untuk berinteraksi dengan orang lain sehingga membuat sang anak punya kemampuan bersosialisasi yang baik. 

Ingatlah untuk meluangkan waktu bersama anak, kepedulian Anda sebagai orangtua akan memberikan banyak manfaat bagi mereka dan memberikan pelajaran hidup tentang cara menghadapi masalah.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.