Akurat

Arti Silent Treatment Dan Cara Menghadapinya Dengan Bijak

Eko Krisyanto | 17 September 2023, 06:00 WIB
Arti Silent Treatment Dan Cara Menghadapinya Dengan Bijak

AKURAT.CO Apakah pernah menemui seseorang yang menolak berbicara dengan orang lain? Hal tersebut harus diwaspadai karena bisa saja menjadi salah satu ciri dari silent treatment

Biasanya, silent treament terjadi pada dalam hubungan baik percintaan, pertemanan maupun keluarga. Ketika seseorang bertengkar maka salah satu dari mereka cenderung melakukan silent treatment sebagai upaya meredakan emosi dan menenangkan pikiran.

Nah, apa sebenarnya arti dari silent treatment, dan bagaimana cara menghadapinya dengan bijak dalam hubungan kita?

Apa itu silent treatment?

Silent treatment merupakan sikap penolakan seseorang untuk melakukan komunikasi atau memberikan respon verbal terhadap orang lain. Ini bisa terjadi saat terjadi Ketika konflik, berbeda pendapat atau bahkan ketidakpuasan dalam sebuah hubungan, baik keluarga, teman maupun pasangan.

Baca Juga: Jefri Nichol Kesal Jadi Penurut Dan Pendiam Dalam Film ’Mohon Doa Restu’

Dalam pendapat psikolog Vaile Wright di American Psychological Association, ia menyatakan bahwa silent treatment menjadi komponen dalam pola perilaku yang memiliki tujuan untuk mengendalikan perilaku atau menghukum, hal itu bisa dianggap sebagai tindakan yang dianggap kasar.

Silent treatment sendiri sebagai upaya memanipulasi emosi dan menenangkan pikirin terhadap situasi yang tidak nyaman. Orang yang melakukan silent treatment mungkin merasa ditinggalkan, terasingkan atau tidak dihargai dalam hubungan tersebut. Ini bisa menjadi dampak yang lebih besar jika tidak ditangani dengan bijak.

Lalu, bagaimana cara menghadapinya dengan bijak?

Menghadapi silent treatment dalam hubungan bukanlah hal yang mudah, tetapi ada beberapa cara untuk mengatasinya dengan bijak:

  1. Komunikasi terbuka 

Cobalah untuk memulai percakapan kepada orang yang sedang melakukan silent treatment. Tanyakan secara perlahan mengenai alasan di balik perlakuan diam mereka dan berbicaralah dengan tenang dan penuh empati.

  1. Berikan ruang dan waktu

Silent treatment akan dilakukan ketika seseorang sedang menghadapi masalah. Bahkan beberapa orang mungkin memerlukan waktu untuk merenung dan meredakan emosi mereka sebelum mereka siap untuk berbicara. 

Berikan ruang dan waktu yang mereka butuhkan, tetapi jangan sampai berlangsung berhari-hari dan membuatnya merasa bersalah. Selalu ingatkan bahwa komunikasi adalah kunci.

  1. Jangan balas dengan diam

Meskipun frustasi, hindari merespon dengan silent treatment sebagai balasan. Hal ini memberikan dampak buruk bagi hubungan keduanya. Sebaliknya, cobalah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi yang sehat.

  1. Ungkapkan perasaan yang sedang dialami 

Tidak ada salahnya untuk mengungkapkan perasaan yang sedang dialami kepada orang terdekat. Jelaskan juga perilaku apa yang menyakiti perasaan kamu. Dengan begitu, dapat menemukan solusi dari permasalah yang dialami.

Silent treatment bisa menjadi salah satu tantangan tersulit dalam hubungan, tetapi juga bisa menjadi peluang untuk memperkuat komunikasi dan kedekatan.

Penting untuk diingat bahwa komunikasi yang baik adalah pondasi dari setiap hubungan yang sukses. Dalam menghadapi silent treatment, perlu mencari waktu yang tepat untuk berbicara, menggunakan bahasa yang jujur dan tidak menyerang, serta mendengarkan pasangan dengan empati.

Menghadapi silent treatment dengan bijak adalah kunci untuk membangun hubungan yang lebih sehat, mendalam, dan penuh pengertian. Semoga ini bermanfaat dalam menjalani perjalanan hubungan yang lebih positif dan harmonis. (Dani Zahra Anjaswari)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.