Ramai Kelas Parenting Sebelum Menikah, Apa Manfaatnya?

AKURAT.CO Kelas parenting mungkin dibutuhkan setiap orang tua yang menginginkan anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik.
Sebab, salah satu kunci utama untuk tumbuh kembang terbaik anak adalah memberikan pola asuh yang benar yang dapat dipelajari di kelas parenting.
Namun, terkadang orang tua seringkali mengabaikan hal penting seperti kelas parenting tersebut.
Dalam mengasuh dan mendidik anak tentu bukan tugas yang mudah untuk dilakukan, dibutuhkan pengorbanan serta kesabaran tinggi dari mereka.
Maka tidak heran, apabila sebagian pasangan tidak sanggup berada pada tekanan seperti itu sehingga memilih jalur childfree.
Bagi calon orang tua tidak perlu khawatir lagi, karena sekarang sudah banyak kelas parenting yang ternyata memiliki banyak manfaat.
Apa Itu Kelas Parenting?
Kelas parenting merupakan sebuah kursus pendidikan yang mengajarkan keterampilan dalam mendidik anak secara umum. Melalui kelas tersebut, akan membantu orang tua untuk mengembangkan dan memelihara hubungan positif dengan anak.
Di sana, orang tua akan diajarkan banyak ilmu seperti teknik komunikasi, keterampilan manajemen emosi, cara mengembangkan harga diri dan citra tubuh yang positif pada anak, cara menghadapi masa balita, fase remaja anak, serta perilaku menantang anak.
Setelah mengikuti kelas parenting, orang tua akan mengantongi banyak informasi yang berguna untuk membantu menciptakan lingkungan rumah yang positif.
Manfaat Kelas Parenting Bagi Orang Tua dan Anak
Dilansir dari Kosh Wellness dan Feeling Minds, pada Selasa (11/9/2023) terdapat 6 manfaat mengikuti kelas parenting bagi orang tua dan anak, sebagai berikut:
1. Membantu Mengontrol Emosi dan Stres Orang Tua
Terkadang, orang tua seringkali meluapkan emosi kepada anak-anaknya sebagai ekspresi mereka ketika sedang stres. Biasanya terjadi pada anak yang telah melakukan kesalahan atau berperilaku buruk.
Kelas parenting sangat membantu orang tua menghadapi situasi tersebut. Seperti bagaimana cara mengubah tanggapan anak supaya mampu belajar dari kesalahannya.
2. Mengembangkan Strategi Pengasuhan Berdasarkan Usia Anak
Selama proses tumbuh dan berkembang, orang tua menjadi paham tentang kemampuan serta potensi yang dimiliki anak.
Sehingga orang tua harus memiliki strategi pengasuhan yang sesuai dengan usia anak guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Melalui kelas parenting, orang tua menjadi paham dan siap menghadapi situasi tersebut.
3. Membantu Berkomunikasi dengan Anak Secara Efektif
Kelas parenting membantu orang tua untuk menciptakan komunikasi baik dengan anak.
Karena hubungan saling percaya antar orang tua dan anak bisa dibangun melalui komunikasi yang efektif.
4. Membantu Dalam Mengembangkan Dinamika Keluarga yang Sehat dan Bahagia
Dengan mengikuti kelas parenting, orang tua dapat belajar lebih banyak soal kekuatan dan kelemahan sendiri dalam mengasuh anak.
Selain itu, orang tua juga bisa meminimalkan kesalahan yang terjadi sehingga terciptanya lingkungan rumah yang sehat.
5. Mengembangkan Support System pada Anak
Support system penting dilakukan oleh orang tua karena melalui itu anak dapat menghadapi masalah yang ada.
Menciptakan ruang yang nyaman bagi anak dengan mendiskusikan masalah mereka tanpa dihakimi adalah kunci untuk membangun hubungan yang kuat.
6. Membantu Memahami Psikologi Anak
Program kelas parenting akan memandu orang tua dalam memahami psikologis anak. Ini termasuk belajar memahami kekhawatiran emosional anak, kondisi mental, tekanan teman sebaya dan lain-lain.
Dengan pemahaman yang lebih dalam, orang tua dapat memberikan dukungan serta membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan anak.
Pola asuh yang benar memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan sifat anak. Dibutuhkan kasih sayang, pendidikan, serta keteladanan yang tepat akan membantu anak tumbuh dan berkembang dengan baik.
Oleh karena itu, orang tua dapat memanfaatkan kelas parenting sebagai sarana pembelajaran untuk mengasuh anak dan memperoleh keterampilan dalam memberikan pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan anak. (Tasya Nurhaliza Putri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









