Akurat

Awas! Gangguan Tidur Berisiko Tinggi Pada Pikiran Bunuh Diri Remaja

Erizky Bagus Zuhair | 21 Juni 2023, 08:28 WIB
Awas! Gangguan Tidur Berisiko Tinggi Pada Pikiran Bunuh Diri Remaja

AKURAT.CO, Kita semua mengetahui bahwa tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan yang lebih baik, namun penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa memiliki gangguan tidur sangat terkait dengan pikiran untuk bunuh diri pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda.

Mengobati masalah tidur bisa menjadi jalan untuk meningkatkan kesehatan mental mereka, saran penelitian.

“Orang sering menganggap gangguan tidur sebagai gejala dari masalah kesehatan mental lainnya seperti depresi atau kecemasan,” kata Melynda Casement, seorang profesor psikologi di University of Oregon, di Eugene.

“Tetapi masalah tidur juga dapat menyebabkan kecemasan, gangguan mood, dan risiko bunuh diri,” jelasnya dalam rilis berita universitas.

Para peneliti, termasuk kolaborator Jason Carbone dari Wayne State University di Detroit, melihat catatan departemen darurat untuk sampel anak-anak, remaja, dan dewasa muda yang mewakili secara nasional untuk usia 6 hingga 24 tahun.

Para peneliti menemukan bahwa remaja yang memiliki gangguan tidur tiga kali lebih mungkin terlihat di unit gawat darurat dengan pikiran untuk bunuh diri dibandingkan mereka yang tidak memiliki gangguan tidur.

Namun, prevalensi gangguan tidur yang didiagnosis di ruang gawat darurat jauh lebih rendah, hanya 0,38%, dari yang diharapkan pada populasi umum, kata Casement.

Ini menunjukkan bahwa gangguan ini kurang terdiagnosis dalam pengobatan darurat, tambahnya.

Skrining remaja untuk gangguan tidur di UGD dapat memberikan indikasi risiko bunuh diri, kata para peneliti.

“Menyadari dampak gangguan tidur memberi kami jalan untuk mencoba mengatasi masalah tidur, serta konsekuensi selanjutnya,” jelas Casement.

Jadi, mengidentifikasi dan mengobati ini dapat meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi risiko bunuh diri bahkan ketika orang merasa tidak nyaman berbicara tentang tantangan kesehatan mental mereka, kata penulis penelitian tersebut.

“Ini memberi kami jangkauan yang lebih luas untuk mengatasi ide bunuh diri dan kesehatan mental. Anda dapat mengatasi masalah tidur dan memiliki efek yang baik pada suasana hati dan kecemasan,” kata Casement.

Menurut Aliansi Nasional Penyakit Mental mengungkapkan bahwa bunuh diri menjadi salah satu penyebab utama kematian remaja dan dewasa muda. Sekitar satu dari lima siswa sekolah menengah AS serius mempertimbangkan untuk bunuh diri.

Laboratorium di kampus University of Oregon akan mempelajari apakah meningkatkan kualitas tidur dapat meningkatkan kesehatan mental pada remaja dan dewasa muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.