Akurat

6 Cara Mengatasi Kaki Kram Pada Ibu Hamil

| 19 Maret 2022, 05:44 WIB
6 Cara Mengatasi Kaki Kram Pada Ibu Hamil

AKURAT.CO  Kram adalah kontraksi yang tidak disengaja atau pengencangan otot secara tiba-tiba yang ada di tubuh. Nyeri ini paling sering terjadi pada otot kaki selama kehamilan. Banyak wanita hamil mengalami kram pada trimester kedua atau ketiga, seringkali di malam hari.

Para ahli tidak yakin tentang apa yang menyebabkan kaki kram selama kehamilan. Ini mungkin ada hubungannya dengan peningkatan hormon selama kehamilan yang menyebabkan perubahan sirkulasi darah. Selain itu, tekanan pada otot-otot kaki karena membawa beban ekstra dan kelebihan berat badan juga bisa menyebabkan kaki kram pada ibu hamil. 

Untungnya, kemungkinan penyakit ini akan hilang setelah melahirkan. Sementara itu, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi ketidaknyamanan. Berikut AKURAT.CO uraikan satu per satu, Jumat (18/3/2022). 

Regangkan otot betis 

Meskipun buktinya kurang, peregangan sebelum tidur dapat membantu mencegah kaki kram selama kehamilan. Berdirilah sejauh lengan dari dinding, letakkan tangan di dinding di depan dan gerakkan kaki kanan di belakang kaki kiri. Perlahan tekuk kaki kiri ke depan, jaga lutut kanan tetap lurus dan tumit kanan di lantai.

Tahan peregangan selama sekitar 30 detik, berhati-hatilah untuk menjaga punggung tetap lurus dan pinggul ke depan. Jangan memutar kaki ke dalam atau ke luar. Ganti kaki dan ulangi.

Tetap aktif

Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu mencegah kaki kram selama kehamilan. Sebelum memulai program olahraga, pastikan Bunda memiliki persetujuan dari penyedia layanan kesehatan.

Ambil suplemen magnesium

Penelitian terbatas menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium dapat membantu mencegah kaki kram selama kehamilan. Pastikan Bunda mendapatkan izin untuk mengonsumsi suplemen dari penyedia layanan kesehatan.

Kamu  mungkin juga mempertimbangkan untuk makan lebih banyak makanan kaya magnesium, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan kering, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Tetap terhidrasi

Menjaga otot terhidrasi dapat membantu mencegah kram. Urin harus relatif jernih atau berwarna kuning muda jika kamu terhidrasi dengan baik. Jika urin berwarna kuning gelap, itu mungkin berarti kamu tidak mendapatkan cukup air.

Penuhi kebutuhan kalsium

Beberapa penelitian menunjukkan penurunan kadar kalsium dalam darah selama kehamilan dapat menyebabkan kaki kram. Semua wanita, termasuk wanita hamil, harus mendapatkan seribu miligram kalsium sehari.

Pilih alas kaki yang tepat

Pilih sepatu dengan mempertimbangkan kenyamanan, dukungan, dan kegunaan. Jika kaki kram menyerang, regangkan otot betis di sisi yang sakit. Berjalan dan kemudian mengangkat kaki dapat membantu mencegah kaki kram kembali. 

Hubungi dokter jika kamu mengalami pembengkakan, nyeri tekan, kemerahan, atau kehangatan di kaki. Termasuk rasa sakitnya tidak hilang, kamu kesulitan berjalan, dan butuh mengonsumsi suplemen kalsium.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.