Penyebab Bayi Sering Cegukan Setelah Lahir yang Perlu Orang Tua Tahu

AKURAT.CO Cegukan pada bayi baru lahir adalah hal yang sangat umum dan tidak membahayakan. Kondisi ini terjadi karena refleks alami pada otot diafragma yang masih berkembang, di mana kontraksi tiba-tiba diafragma membuat udara masuk cepat ke paru-paru melalui pita suara, sehingga terdengar suara “hik” khas cegukan.
Baca Juga: 11 Cara Menghilangkan Cegukan Saat Puasa Tanpa Minum Air Putih
Penyebab Utama Bayi Sering Cegukan
1. Menyusu terlalu banyak atau terlalu cepat
Bayi yang minum ASI atau susu formula dalam jumlah besar atau terlalu cepat bisa menelan banyak udara sekaligus. Udara ini menumpuk di perut dan menekan diafragma, sehingga memicu cegukan.
2. Perlekatan menyusui yang kurang tepat
Jika posisi mulut bayi tidak menempel sempurna pada payudara atau dot, udara ikut tertelan selama menyusu.
Tekanan dari udara di perut inilah yang menyebabkan cegukan.
3. Peningkatan gas dalam perut
Penumpukan gas akibat pencernaan yang belum matang atau menangis lama bisa menekan diafragma dan memicu kontraksi refleks, sehingga timbul cegukan.
4. Refluks Gastroesofagus (GERD)
Pada beberapa bayi, terutama prematur, katup antara esofagus dan lambung belum sempurna. Susu yang naik kembali ke tenggorokan dapat menstimulasi diafragma dan menimbulkan cegukan.
5. Perubahan suhu lambung atau udara sekitar
Cegukan bisa muncul akibat perubahan suhu mendadak pada makanan atau minuman, misalnya ASI yang awalnya dingin lalu hangat, atau paparan udara dingin.
Baca Juga: Mengenal Penyebab Bayi Cegukan dan Cara Menghentikannya
6. Penyebab lain
Bayi juga bisa cegukan saat menangis keras, batuk, tertawa, atau terlalu bersemangat karena kontraksi diafragma mendadak.
Cegukan pada bayi baru lahir umumnya normal, terutama pada tiga bulan pertama saat sistem pencernaan dan saraf pernapasan masih berkembang.
Biasanya cegukan berlangsung sebentar dan hilang sendiri.
Jika terus-menerus, disertai muntah hebat, atau membuat bayi tidak nyaman, segera konsultasikan dengan dokter anak.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







