Bagaimana Sikap yang Tepat bagi Kepala Sekolah Selama Proses Observasi? Simak 5 Kunci Jawaban PMM

AKURAT.CO Proses observasi kinerja guru merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.
Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan observasi berjalan efektif dan objektif.
Artikel ini membahas sikap yang tepat bagi kepala sekolah selama proses observasi, berdasarkan panduan dari Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Sikap yang Tepat Selama Proses Observasi
1. Mengamati dengan Tenang dan Objektif
Kepala sekolah harus mengamati kinerja guru dengan tenang dan objektif, tanpa melakukan interupsi.
Sikap ini memastikan guru dapat mengajar tanpa merasa terganggu atau tertekan.
Observasi yang tenang juga memberikan gambaran kinerja guru secara akurat dan membantu kepala sekolah mengevaluasi sesuai kenyataan di lapangan.
2. Tidak Mengkritik Langsung di Depan Kelas
Menghindari kritik langsung saat observasi berlangsung adalah langkah penting.
Jika ada kesalahan yang ditemukan, kepala sekolah sebaiknya mencatatnya untuk disampaikan secara pribadi setelah sesi selesai.
Pendekatan ini menjaga motivasi dan kepercayaan diri guru serta memastikan suasana belajar tetap kondusif.
3. Memberikan Umpan Balik yang Konstruktif
Setelah observasi, kepala sekolah perlu memberikan umpan balik yang spesifik dan konstruktif.
Rekomendasi yang jelas dan langkah-langkah perbaikan akan membantu guru memahami aspek yang perlu ditingkatkan.
Pendekatan ini menciptakan suasana yang mendukung pengembangan profesional guru, sehingga mereka merasa dihargai dan didukung.
4. Menggunakan Catatan Observasi sebagai Dasar Penilaian
Penilaian kinerja guru harus berdasarkan catatan observasi yang terperinci, bukan pada kesan pribadi atau persepsi murid.
Dengan berpegang pada data objektif, kepala sekolah dapat memberikan penilaian yang adil dan relevan.
Hal ini juga membantu dalam memberikan masukan yang spesifik dan dapat ditindaklanjuti.
5. Menyediakan Waktu untuk Sesi Konsultasi
Sebelum observasi, kepala sekolah disarankan untuk mengadakan sesi konsultasi dengan guru.
Sesi ini bertujuan menjawab pertanyaan dan membantu guru mempersiapkan diri.
Dukungan ini meningkatkan kesiapan dan rasa percaya diri guru, sehingga mereka dapat tampil maksimal selama observasi.
Kesimpulan
Sikap yang tepat bagi kepala sekolah selama proses observasi meliputi:
- Mengamati dengan tenang dan objektif.
- Tidak mengkritik langsung di depan kelas.
- Memberikan umpan balik yang konstruktif.
- Menggunakan catatan observasi sebagai dasar penilaian.
- Menyediakan waktu untuk sesi konsultasi.
Dengan menerapkan sikap-sikap ini, kepala sekolah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan profesional guru.
Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran, tetapi juga membantu guru mencapai potensi terbaik mereka, sehingga berdampak positif pada mutu pendidikan di sekolah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta








