Akurat

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 48 Menerapkan Al-Asmā’ Al-Husnā dalam Kehidupan Sehari-hari

Kosim Rahman | 23 Oktober 2024, 08:10 WIB
Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 48 Menerapkan Al-Asmā’ Al-Husnā dalam Kehidupan Sehari-hari

AKURAT.CO Di buku Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 7, halaman 48, sesuai dengan Kurikulum Merdeka, terdapat soal esai yang harus dijawab oleh siswa.

Sehingga artikel ini akan membahas kunci jawaban PAI Kelas 7 Halaman 48.

Siswa diminta untuk memberikan jawaban atas sejumlah pertanyaan pilihan ganda yang terdapat di halaman tersebut.

Namun, sebelum melihat kunci jawaban siswa diharapkan sudah mengerjakannya terlebih dahulu secara mandiri.

Tujuannya adalah untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal-soal tersebut.

Setelah itu, orang tua atau guru dapat membantu memeriksa jawaban siswa dengan mencocokkannya dengan kunci jawaban yang ada di halaman ini.

Berikut adalah soal beserta kunci jawaban dari buku PAI Kelas 7 halaman 48 Kurikulum Merdeka:

  1. Perhatikan pernyataan berikut ini.

“Allah memiliki nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebutnya. Tinggalkanlah orang-orang yang menyalah artikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”

Pernyataan ini terdapat dalam AlQur’an. Tuliskan dalil naqli yang menjelasan pernyataan tersebut!

Jawaban: 

Dalil naqli adalah dalil atau petunjuk yang bersumber dari firman Allah SWT dalam Al-Qur'an. Adapun dalil naqli yang menjelaskan pernyataan itu yakni terdapat dalam surat Al-A'raf ayat 180 yang berbunyi:

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ

  1. Mengapa kita harus meneladan sifat al-’Alīm dalam menjalani kehidupan?
    Jawaban:

Sifat al-‘Alīm yang dimiliki oleh Allah Swt mengajarkan kita pentingnya memiliki pengetahuan. Manusia didorong untuk memperoleh ilmu agar dapat menjalani kehidupan di dunia dengan lebih mudah. Dengan ilmu, berbagai aspek kehidupan dapat dijalani dengan lebih baik.

Namun, pengetahuan manusia tetap terbatas sesuai dengan kemampuan yang telah diberikan oleh Allah Swt. Ilmu yang diberikan oleh-Nya merupakan anugerah yang harus dihargai.

Meski manusia memperoleh ilmu sebagai anugerah dari Allah Swt, betapapun luas dan dalamnya ilmu tersebut, tetap tidak sebanding dengan ilmu Allah Swt. Ilmu yang diperoleh sebaiknya digunakan untuk menciptakan kebaikan dalam hidup.

Seseorang yang berilmu akan menunjukkan sikap percaya diri dalam memahami, menjelaskan, dan menyelesaikan berbagai masalah kehidupan. Rasa percaya diri ini muncul karena keyakinan bahwa ilmu yang diperoleh dapat mempermudah perjalanan hidup.

  1. Mengapa kita harus meneladan sifat al-Khabīr dalam menjalani kehidupan?

Jawaban:

Meneladan sifat al-Khabīr mendorong kita untuk mengembangkan sikap murāqabah, yaitu kesadaran bahwa kita selalu berada di bawah pengawasan Allah Swt. Hal ini membantu kita untuk lebih mawas diri dan mempertimbangkan setiap langkah yang diambil dalam kehidupan sehari-hari. Terutama di era saat ini, di mana ilmu pengetahuan dapat disampaikan melalui berbagai media.

Informasi dapat disebarluaskan baik secara langsung maupun melalui media seperti koran, majalah, televisi, media sosial, blog, dan website. Sebagai bagian dari meneladani sifat al-Khabīr, kita bisa berbagi pengetahuan melalui berbagai cara, termasuk melalui majalah dinding di sekolah.

Namun, kita harus selalu memastikan keakuratan informasi yang kita terima dan bagikan. Meneliti kebenaran informasi menjadi sangat penting. Informasi dapat benar atau salah, dan untuk informasi yang benar, kita perlu meneliti isi dan sumbernya.

  1. Tuliskan 3 contoh perilaku meneladan sifat al-Samī’ dalam kehidupan sehari-hari!

Jawaban:

Beberapa perilaku yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah Swt Maha Mendengar antara lain:
- Mendengarkan dengan baik ketika orang lain berbicara.
- Mematuhi dan mendengarkan nasihat dari orang tua dan guru.
- Mendengarkan dan menerima kritik serta saran yang diberikan oleh orang lain kepada kita.

5. Tuliskan 3 contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan terhadap sifat al-Baṣīr!

Jawaban:

Perilaku yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah Swt Maha Melihat dapat ditunjukkan melalui:
- Ketelitian dan kehati-hatian dalam setiap pekerjaan.
- Kecermatan dan kecerdasan dalam menghadapi berbagai persoalan.
- Menggunakan mata untuk melihat hal-hal yang positif serta membaca, menghafal, mentadaburi, dan mengamalkan ayat-ayat Al-Qur’an.


*Disclaimer:

Kunci jawaban ini hanya digunakan orangtua untuk memandu belajar siswa di rumah.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.