Akurat

4 Gangguan atau Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia beserta Penyebabnya

Sultan Tanjung | 15 Februari 2024, 22:00 WIB
4 Gangguan atau Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia beserta Penyebabnya
 
AKURAT.CO Sistem pernapasan manusia adalah mekanisme kompleks yang melibatkan berbagai organ dan fungsi.
 
Berbagai gangguan dan penyakit dapat memengaruhi sistem ini.
 
Berikut adalah beberapa kondisi yang mempengaruhi pernapasan manusia beserta penyebabnya:
 
  1. Asma:
    • Penyebab: Asma adalah kondisi di mana saluran pernapasan mengalami peradangan dan penyempitan. Faktor pemicu asma meliputi alergen (debu, serbuk sari, bulu hewan), infeksi virus, cuaca dingin, dan stres.
    • Gejala: Sesak napas, batuk, mengi, dan dada terasa berat.
  1. Infeksi Paru-paru (Pneumonia):
    • Penyebab: Infeksi bakteri, virus, atau jamur pada paru-paru. Pneumonia seringkali disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae atau virus influenza.
    • Gejala: Demam, batuk kering atau berdahak, mengi, dan kesulitan bernapas.
  1. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK):
    • Penyebab: PPOK melibatkan penyempitan saluran pernapasan kronis, biasanya akibat merokok atau paparan zat berbahaya.
    • Gejala: Sesak napas, batuk berdahak, dan kelelahan.
 
  1. Embolisme Paru:
    • Penyebab: Terjadi ketika pembuluh darah di paru-paru tersumbat oleh gumpalan darah (emboli). Faktor risiko meliputi perjalanan panjang, operasi, atau cedera.
    • Gejala: Nyeri dada tiba-tiba, sesak napas, dan kadang-kadang batuk berdarah.

Selain kondisi di atas, ada juga gangguan pernapasan yang lebih sering terjadi pada anak-anak, seperti bronkiolitis dan bronkopneumonia.

Penting untuk menjaga kesehatan sistem pernapasan dengan menghindari merokok, menjaga berat badan, dan mengonsumsi makanan bergizi.

Ingatlah bahwa kesehatan pernapasan memengaruhi kualitas hidup kita secara keseluruhan.

Dengan memahami penyebab dan gejala gangguan pernapasan, kita dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.