Akurat

Syarat Kredit Mobil Baru untuk Karyawan yang Perlu Diketahui

Ratu Tiara | 28 Oktober 2025, 18:44 WIB
Syarat Kredit Mobil Baru untuk Karyawan yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Memiliki mobil kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan penting bagi banyak pekerja yang mengandalkan kendaraan pribadi untuk mobilitas harian.

Bagi karyawan, membeli mobil secara kredit menjadi pilihan realistis untuk mewujudkan kepemilikan kendaraan tanpa harus mengeluarkan dana besar sekaligus.

Sebelum mengajukan kredit mobil, penting untuk memahami syarat dan dokumen yang diperlukan, agar proses pengajuan berjalan lancar dan peluang persetujuan lebih tinggi.

Baca Juga: Perhatikan 4 Hal Ini Jika Kamu Ingin Kredit Mobil Pertama Kali

Dokumen yang Diperlukan untuk Pengajuan Kredit Mobil

Berikut daftar dokumen umum yang biasanya diminta oleh pihak leasing atau lembaga pembiayaan:

1. Dokumen Identitas Diri

  • Fotokopi KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) atau akta nikah

  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

2. Bukti Penghasilan

  • Slip gaji 1–3 bulan terakhir

  • Rekening koran atau tabungan 3 bulan terakhir

3. Bukti Alamat Tempat Tinggal

  • Fotokopi tagihan listrik, air, atau PBB terbaru

  • Surat keterangan domisili (jika alamat di KTP berbeda dengan alamat tinggal sekarang)

4. Dokumen Pekerjaan

  • Surat keterangan kerja atau surat perjanjian kerja yang menunjukkan status pekerjaan tetap

5. Dokumen Tambahan (Jika Diperlukan)

  • Surat cerai atau akta kematian (bagi yang berstatus janda/duda)

  • Fotokopi KTP dan KK penjamin (untuk status lajang, penyewa rumah, atau WNA)

Usia minimal untuk mengajukan kredit mobil biasanya adalah 21 tahun, sedangkan batas maksimalnya disesuaikan dengan kebijakan masing-masing lembaga pembiayaan.

Baca Juga: Menko RI Harapkan Kebijakan Relaksasi PPnBM dan Kredit Mobil Dapat Pulihkan Daya Beli

Tips Agar Pengajuan Kredit Mobil Disetujui

Agar peluang pengajuan kredit lebih besar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Pastikan Penghasilan Stabil dan Cukup

Pihak leasing akan menilai kemampuan pembayaran dari total penghasilan bulanan. Pastikan cicilan yang diajukan tidak lebih dari 30% dari pendapatan.

2. Siapkan Uang Muka (DP) yang Memadai

Semakin besar DP yang dibayarkan, semakin tinggi kemungkinan pengajuan disetujui. Uang muka yang besar menunjukkan keseriusan calon pembeli.

3. Jaga Reputasi Keuangan

Periksa skor kredit melalui SLIK OJK untuk memastikan tidak ada tunggakan atau riwayat pembayaran buruk. Catatan kredit bersih akan meningkatkan peluang persetujuan.

4. Kelola Rekening Bank dengan Baik

Pastikan rekening aktif dan memiliki aliran dana yang stabil. Aktivitas keuangan yang sehat menjadi indikator kemampuan bayar calon debitur.

5. Pilih Leasing atau Multifinance Terpercaya

Cari lembaga pembiayaan dengan reputasi baik, proses cepat, dan bunga kompetitif. Lakukan perbandingan agar menemukan penawaran terbaik sesuai kebutuhan.

6. Perhatikan Batas Usia Pengajuan

Pihak leasing umumnya lebih mudah menyetujui permohonan dari calon debitur berusia produktif, sekitar 20–45 tahun, karena dianggap memiliki penghasilan yang stabil.

Cara Menghitung Cicilan Kredit Mobil

Sebelum mengajukan kredit, pahami cara menghitung cicilan agar keuangan tetap terkontrol. Beberapa komponen yang memengaruhi jumlah cicilan antara lain:

  • Harga mobil: total harga kendaraan (misalnya Rp350.000.000)

  • Uang muka (DP): pembayaran awal, contoh Rp50.000.000

  • Tenor kredit: jangka waktu pembayaran (biasanya 12–60 bulan)

  • Suku bunga: bunga tahunan yang ditetapkan lembaga pembiayaan

  • Biaya tambahan: seperti asuransi, provisi, dan biaya administrasi

Sebagai contoh, jika harga mobil Rp350 juta dan DP Rp50 juta, maka plafon pinjaman adalah Rp300 juta.

Total cicilan bulanan dihitung dari pokok pinjaman dibagi tenor, ditambah bunga dan biaya lain.

Berapa Gaji Minimal untuk Mengajukan Kredit Mobil?

Besaran gaji menjadi faktor penting dalam pengajuan kredit. Umumnya, lembaga pembiayaan menetapkan batas maksimal cicilan sebesar 30% dari total penghasilan bulanan.

Sebagai ilustrasi, jika penghasilan per bulan mencapai Rp30 juta, maka cicilan yang ideal tidak melebihi Rp9 juta per bulan.

Selain itu, pastikan kamu juga memperhitungkan biaya tambahan seperti asuransi, pajak kendaraan, perawatan rutin, serta biaya administrasi agar keuangan tetap seimbang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R