Cara Ampuh Agar Tidak Mabuk Perjalanan saat Naik Mobil Ber-AC

AKURAT.CO Perjalanan jauh dengan mobil ber-AC memang terasa nyaman. Namun, bagi sebagian orang, kondisi ini justru bisa memicu mabuk perjalanan. Gejala seperti mual, pusing, hingga tubuh terasa lelah sering kali muncul akibat ketidaksesuaian sinyal antara mata, telinga, dan otot saat kendaraan bergerak. Ditambah lagi, suhu dingin dari AC bisa memperburuk kondisi tubuh yang kurang terbiasa.
Lantas, bagaimana cara mencegah mabuk perjalanan, khususnya di mobil yang ber-AC? Berikut tips lengkap yang bisa kamu coba sebelum dan saat perjalanan berlangsung.
Pilih Posisi Duduk yang Tepat
Tempat duduk di mobil ternyata berpengaruh besar terhadap kenyamanan perjalanan. Jika memungkinkan, pilihlah kursi bagian depan. Posisi ini cenderung lebih stabil karena minim guncangan dibandingkan kursi belakang. Selain itu, arahkan pandangan ke depan agar otak lebih mudah menyesuaikan diri dengan gerakan mobil. Dengan begitu, risiko mabuk perjalanan bisa berkurang.
Kurangi Fokus pada Gadget
Bermain ponsel atau membaca buku memang bisa mengisi waktu saat perjalanan, tapi aktivitas ini justru sering memicu rasa mual. Hal ini karena mata yang fokus pada layar tidak selaras dengan sensasi tubuh yang bergerak akibat guncangan mobil. Menurut Kementerian Kesehatan RI, kondisi ini membuat otak bekerja lebih keras sehingga menimbulkan sakit kepala hingga muntah. Lebih baik alihkan perhatian dengan menikmati pemandangan di luar jendela.
Konsumsi Makanan Ringan Sebelum Berangkat
Perut yang kosong maupun terlalu kenyang dapat memperburuk gejala mabuk perjalanan. Untuk itu, sebaiknya makan makanan ringan sebelum berangkat, seperti roti atau buah. Hindari makanan pedas, berminyak, atau terlalu berat karena bisa memperparah rasa mual.
Siapkan Aromaterapi atau Minyak Angin
Bagi sebagian orang, menghirup aroma segar bisa membantu menenangkan tubuh saat perjalanan. Minyak esensial seperti lemon, lavender, atau eucalyptus dapat mengurangi mual dan sakit kepala. Jika lebih praktis, kamu bisa membawa produk minyak angin aromaterapi yang banyak tersedia di apotek, seperti:
-
Minyak Angin Aromatherapy
-
Minyak Angin Fresh Care
-
Minyak Angin Safe Care
-
Minyak Angin Lang
-
Kapak Minyak Angin
Cukup oleskan di leher, dada, atau pergelangan tangan, lalu hirup aromanya untuk membantu meredakan gejala mabuk.
Hindari Bau yang Menyengat
Bau parfum yang terlalu tajam, asap rokok, atau aroma makanan tertentu bisa memicu rasa mual. Pastikan ventilasi udara mobil bekerja dengan baik agar udara tetap segar. Jika perlu, gunakan masker untuk menyaring udara yang dihirup.
Penuhi Asupan Cairan
Dehidrasi dapat memperburuk kondisi tubuh dan mempercepat timbulnya gejala mabuk perjalanan. Siapkan air mineral, jus, atau minuman elektrolit agar tubuh tetap terhidrasi. Sebaiknya hindari minuman berkafein atau bersoda karena dapat membuat perut terasa tidak nyaman.
Minum Obat Anti Mabuk Perjalanan
Bagi kamu yang sering mengalami mabuk perjalanan, obat anti mabuk bisa menjadi solusi efektif. Obat ini sebaiknya diminum sekitar 30 menit sebelum berangkat. Namun, perlu diingat bahwa sebagian obat bisa menyebabkan rasa kantuk. Jadi, pastikan tidak mengonsumsi obat jika kamu berperan sebagai sopir.
Beberapa obat anti mabuk perjalanan yang umum tersedia di Apotek K-24 antara lain:
-
Antimo
-
MediAmer B6 Tablet
-
Tolak Angin Cair Madu
-
Contramo
-
Dimenhydrinate
-
Dramamine
-
Vertizin
Istirahat Cukup Sebelum Berangkat
Tubuh yang lelah lebih rentan mengalami mabuk perjalanan. Pastikan kamu memiliki waktu tidur yang cukup sebelum berangkat. Jika perjalanan terasa sangat panjang, manfaatkan rest area untuk berhenti sejenak, beristirahat, dan menghirup udara segar. Cara ini bisa membantu meredakan rasa mual sekaligus mengurangi stres di perjalanan.
Gunakan Pernapasan Dalam dan Udara Segar
Saat mulai merasa mual, cobalah melakukan teknik pernapasan dalam secara perlahan. Tarik napas panjang, tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan. Teknik ini dapat menenangkan tubuh dan mengurangi rasa mual.
Jika udara dalam mobil terasa pengap, gunakan kipas portabel atau buka sedikit jendela untuk mendapatkan sirkulasi udara segar. Udara alami akan membantu tubuh lebih rileks dan mengurangi pusing.
Kesimpulan
Mabuk perjalanan memang bisa mengganggu kenyamanan dengan mobil ber-AC. Namun, dengan persiapan yang tepat—mulai dari memilih tempat duduk, membawa aromaterapi, hingga menjaga asupan cairan—gejala ini bisa diminimalisasi. Jika kamu termasuk yang sering mabuk, jangan ragu untuk menyiapkan obat anti mabuk agar perjalanan tetap nyaman.
Persiapkan diri sebaik mungkin sebelum berangkat, nikmati perjalananmu, dan jangan lupa istirahat di rest area jika tubuh mulai lelah. Dengan begitu, perjalanan akan terasa lebih menyenangkan tanpa gangguan mabuk.
Baca Juga: Termasuk Mobil Listrik, Pakar Siber Ingatkan Bahaya Perangkat Buatan Cina
Baca Juga: Cara Mengurus Kredit Motor Baru: Cek Syarat dan Tips Aman!
FAQ
1. Apa penyebab utama mabuk perjalanan saat naik mobil ber-AC?
Mabuk perjalanan biasanya disebabkan oleh ketidaksesuaian sinyal yang diterima otak dari mata, telinga, dan tubuh. Saat mobil bergerak, tubuh merasakan guncangan, tapi mata fokus pada benda diam (misalnya gadget), sehingga otak mengalami kebingungan. Suhu dingin dari AC juga bisa memperburuk kondisi ini.
2. Apakah posisi duduk memengaruhi mabuk perjalanan?
Ya, posisi duduk sangat berpengaruh. Duduk di bagian depan mobil biasanya lebih stabil karena minim guncangan dibandingkan kursi belakang. Selain itu, fokus pada pandangan ke depan juga membantu otak menyesuaikan diri dengan gerakan kendaraan.
3. Apakah obat anti mabuk perjalanan aman dikonsumsi?
Obat anti mabuk perjalanan aman dikonsumsi selama digunakan sesuai aturan. Sebaiknya diminum 30 menit sebelum berangkat. Namun, obat ini umumnya menimbulkan rasa kantuk, sehingga tidak disarankan untuk pengemudi. Jika ragu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.
4. Apakah aromaterapi bisa membantu mengurangi mabuk perjalanan?
Aromaterapi tertentu, seperti lemon, lavender, atau eucalyptus, dapat membantu meredakan mual dan pusing. Produk minyak angin aromaterapi yang banyak dijual di apotek juga bisa menjadi pilihan praktis untuk menemani perjalanan.
5. Apa saja makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari sebelum perjalanan?
Sebelum perjalanan, hindari makanan pedas, berminyak, atau terlalu berat karena dapat memperburuk rasa mual. Minuman bersoda dan berkafein juga sebaiknya dihindari karena bisa membuat perut tidak nyaman. Lebih baik konsumsi makanan ringan seperti roti atau buah serta minum air putih.
6. Bagaimana cara mencegah mabuk perjalanan tanpa obat?
Selain obat, kamu bisa mencegah mabuk perjalanan dengan cara: memilih kursi depan, menghindari gadget, membawa aromaterapi, menjaga asupan cairan, istirahat cukup sebelum berangkat, serta melakukan pernapasan dalam ketika mulai merasa mual.
7. Kapan sebaiknya berhenti di rest area saat perjalanan jauh?
Jika tubuh mulai terasa lelah, kepala pusing, atau mual semakin parah, sebaiknya segera berhenti di rest area. Menghirup udara segar, berjalan sebentar, atau beristirahat sejenak bisa membantu tubuh kembali segar dan mengurangi gejala mabuk perjalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









