Xiaomi Tarik 116 Ribu Lebih SU7 EV karena Masalah Smart Driving

AKURAT.CO Xiaomi mengumumkan penarikan 116.887 unit sedan listrik SU7 Standard Edition dari pasaran. Penarikan ini dilakukan karena adanya cacat pada sistem bantuan mengemudi pintar atau ADAS.
Kendaraan yang diproduksi antara 6 Februari 2024 hingga 30 Agustus 2025 tersebut mengalami masalah serius. Sistem tidak mampu mengenali dan merespons skenario navigasi ekstrem dengan benar.
Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR) Tiongkok yang mengungkap temuan ini. Mereka menyebut gangguan tersebut bisa meningkatkan risiko kecelakaan jika pengemudi tidak segera mengambil alih kemudi.
Xiaomi menegaskan akan mengatasi masalah ini melalui pembaruan perangkat lunak gratis. Proses perbaikan dilakukan lewat sistem Over-The-Air (OTA) agar pengguna tidak perlu datang ke bengkel.
Selain perbaikan, Xiaomi juga menghadirkan pembaruan ke HyperOS 1.10.0. Versi terbaru ini akan tersedia untuk model SU7 maupun YU7, sebagaimana dikutip dari Gizmochina, Senin (22/9/2025).
SU7 sendiri menjadi salah satu kendaraan listrik terlaris Xiaomi sejak diluncurkan pada Maret 2024. Hingga kini, lebih dari 340.000 unit telah terjual di pasar domestik.
Namun, kasus penarikan massal bukanlah hal baru bagi Xiaomi. Pada Januari 2025, sekitar 30.000 unit SU7 juga ditarik akibat masalah sistem parkir otonom.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








