Tips Merawat Mobil BMW agar Tetap Prima dan Awet

AKURAT.CO BMW merupakan salah satu merek mobil mewah asal Jerman yang sering dikaitkan dengan gaya hidup kelas atas. Hal ini membuat banyak orang menilai mobil BMW identik dengan eksklusivitas.
Citra tersebut kemudian memunculkan anggapan bahwa perawatan mobil BMW membutuhkan biaya besar. Padahal, cara merawat mobil ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan mobil biasa.
Salah satu perawatan dasar yang wajib dilakukan adalah rutin menyalakan mesin, meskipun mobil jarang digunakan. Cukup 2-3 kali dalam seminggu, langkah ini penting untuk menjaga sirkulasi mesin tetap stabil.
Selain itu, ada beberapa perawatan lain yang perlu diperhatikan pemilik BMW agar kendaraan tetap awet. Berikut cara merawat mobil BMW agar tetap awet dan performanya selalu optimal:
1. Rajin membersihkan eksterior dan interior
Kebersihan mobil tidak hanya berfungsi untuk menjaga penampilan, tetapi juga penting untuk mencegah munculnya jamur maupun karat. Mobil BMW, khususnya yang berwarna hitam, lebih mudah terlihat kusam bila jarang dicuci.
Oleh karena itu, pemilik disarankan untuk rajin membersihkan bagian eksterior mobil. Selain itu, kabin hingga area mesin juga perlu dirawat agar tetap higienis dan bebas dari bau tidak sedap.
2. Lakukan servis rutin
Perawatan berikutnya yang wajib dilakukan adalah servis berkala sesuai dengan petunjuk yang ada pada buku manual. Servis ini sebaiknya dilakukan di bengkel resmi BMW atau bengkel terpercaya agar kualitasnya terjamin.
Dalam pengecekan rutin, teknisi akan memeriksa berbagai komponen penting seperti oli, sistem pengereman, hingga suspensi. Hal ini bertujuan untuk memastikan mobil tetap dalam kondisi prima dan aman saat digunakan.
3. Periksa radiator
Radiator memiliki peran penting untuk menjaga suhu mesin tetap stabil saat mobil digunakan. Oleh karena itu, pemilik mobil perlu rutin mengecek sekaligus mengganti cairan radiator agar tidak sampai habis.
Dikutip dari laman resmi BMW, Jumat (19/9/2025), jika indikator suhu pada mobil menunjukkan tanda merah, itu berarti cairan radiator harus segera diganti. Cara ini penting dilakukan untuk mencegah risiko overheat yang bisa merusak mesin.
4. Cek sistem kelistrikan
Sistem kelistrikan mobil yang mencakup aki, kabel dan sekring perlu diperiksa secara rutin agar tetap berfungsi dengan baik. Biasanya, aki diganti setelah mobil menempuh jarak sekitar 50.000 kilometer, meskipun bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung pemakaian.
Selain itu, penting untuk memastikan seluruh kabel berada dalam kondisi baik tanpa ada yang terputus. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat membahayakan kendaraan.
5. Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi
BMW membutuhkan bahan bakar dengan oktan tinggi agar mesin bekerja lebih efisien. Selain membuat konsumsi BBM lebih irit, bahan bakar berkualitas juga membantu menjaga mesin tetap bersih dan mencegah terjadinya premature combustion.
Dengan perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin, pemilik mobil BMW dapat menjaga performa kendaraan tetap optimal. Cara ini juga membantu menghindari pengeluaran biaya perawatan yang terlalu besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









