Akurat

ACC Luncurkan ACC Danaku, Solusi Dana Tunai Fleksibel di GIIAS 2025

Leo Farhan | 30 Juli 2025, 18:09 WIB
ACC Luncurkan ACC Danaku, Solusi Dana Tunai Fleksibel di GIIAS 2025

 

AKURAT.CO Astra Credit Companies (ACC), bagian dari Astra Financial, memperkenalkan produk pembiayaan baru ACC Danaku di ajang GIIAS 2025 di ICE BSD, Tangerang. Produk ini hadir sebagai solusi finansial terpercaya, aman, dan fleksibel, untuk berbagai kebutuhan seperti pernikahan, renovasi rumah, pendidikan, liburan, hingga investasi emas.

Chief Executive Officer ACC, Hendry Christian Wong, menyampaikan pihaknya memahami bahwa setiap individu memiliki kebutuhan unik dan impian yang besar. "Untuk itu kami memperkenalkan ACC Danaku, fasilitas dana tunai yang dapat memenuhi segala kebutuhan masyarakat," sebutnya dalam keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO

ACC Danaku memberikan dana tunai cepat cair dalam 1 hari setelah dokumen lengkap, dengan jaminan BPKB mobil hingga usia 20 tahun, pencairan maksimal 85% dari harga mobil, dan bunga mulai dari 0,69% per bulan sesuai kondisi kendaraan.

Tak hanya untuk kebutuhan konsumtif, ACC Danaku juga mendukung pembiayaan produktif seperti pendidikan, pernikahan, maupun modal usaha. Untuk investasi, ACC bekerja sama dengan PT Hartadinata Abadi Tbk. menghadirkan pembiayaan emas berkualitas dengan bunga 0,7% flat per bulan dan tenor mulai dari 6 bulan.

Emas akan dikirim maksimal 8 hari kerja setelah kontrak ditandatangani. “Kami berharap dengan ACC Danaku, masyarakat dapat meraih mimpi, mewujudkan keinginan, dan kebutuhan dengan lebih aman dan nyaman sehingga dapat meningkatkan kehidupan yang lebih baik sesuai dengan misi ACC To Promote Credit for A Better Living,” ujar Hendry.

Selama GIIAS 2025 (24 Juli–3 Agustus), ACC Danaku hadir di area outdoor Hall 10 dengan berbagai games dan hadiah menarik. Pengunjung yang disetujui pengajuan ACC Danaku berhak atas cashback AstraPay Rp1 juta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.